Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau

DPRD Riau Sayangkan Pencopotan 10 Kepala SMA dan Dijadikan Guru Biasa

DPRD Riau Sayangkan Pencopotan 10 Kepala SMA dan Dijadikan Guru Biasa
Rabu, 28 Februari 2018 22:30 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Sepuluh kepala sekolah SMA di wilayah Riau dicopot dari jabatannya dan dijadikan guru biasa. Tak tahu apa penyebab mereka dicopot, namun DPRD Riau sangat menyayangkan tindakan Badan Kepegawaian Daerah Riau dan Dinas Pendidikan Riau yang dinilai ''semena-mena''.

Kareannya, DPRD Riau meminta Pemprov segera mengambil langkah cepat, karena masalah ini sudah berlarut-larut, dan dikhawatirkan permasalahan ini akan membesar. "Pemprov harus mengambil langkah cepat untuk masalah Kepsek ini, jangan biarkan kegaduhan ini berlarut-larut. Takutnya nanti jadi masalah, seolah - olah antara BKD dan Disdik tidak ada koordinasi yang baik," himbau Sekretaris Komisi V DPRD Riau Ade Agus Hartanto kepad GoRiau.com, Rabu, (28/2/2018).

Ade juga menyesalkan jika permasalahan ini dibiarkan cukup lama. Menurutnya, seharusnya tidak ada alasan bagi Pemprov Riau, tidak dapat menuntaskan persoalan ini dengan segera.

Ade Agus Hartanto mengusulkan jadwal pemanggilan dinas pendidikan kepada komisi V. Iapun berharap akan segera mendapat tanggapan, sehingga dapat segera berdiskusi dengan pihak yang terkait masalah ini. "Saya pribadi sudah usulkan untuk menjadwalkan pemanggilan dinas pendidikan, jadi dalam waktu dekat semoga ada tanggapan. Jadi nanti kita bisa duduk bersama mengklarifikasi masalah yang terjadi," tuturnya.

Untuk sementara, DPRD masih memutuskan hanya memanggil dinas pendidikan saja, namun jika memungkinkan juga akan memanggil BKD agar persoalan lebih jelas. ***

Kategori:Riau, Umum, Voli
wwwwww