Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Pesan Politik MPW Pemuda Pancasila Riau di Tanah Jantan

Pesan Politik MPW Pemuda Pancasila Riau di Tanah Jantan
Ilustrasi - net
Kamis, 01 Maret 2018 00:51 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Sekretaris Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Riau Frans Rizal hadir dalam pelantikan Sapma PP, Koti, dan Srikandi MPC PP Kepulauan Meranti. Salah satu bahasan dalam sambutannya, Frans menyampaikan pesan politik.

Kata Frans, Sapma PP harus menjadi pelopor di tengah masyarakat, mengingat tidak lama lagi akan dilaksanakan Pilkada. Sapma PP Meranti diingatkan agar mematuhi aturan dan mempergunakan hak pilih.

"Ini perlu disampaikan ke masyarakat, bahwa kedaulatan itu di tangan masyarakat. Maka dari itu semuanya harus menggunakan hak pilih," kata Frans.

Ditambahkanya lagi, rakyat harus menentukan kehidupan 5 tahun kedepan. Keikutsertaan masyarakat memberikan hak suara mampu mengubah perkembangan pembangunan wilayah kedepanya.

"Banyak masyarakat beranggapan Pileg, Pilkada, dan Pilpres bukan urusannya. Lebih baik mengurus kebun, mancing, atau nakik getah, kami tegaskan ini pendapat keliru. Tanpa disadari tidak akan berubah kalau kita tidak mempergunakan hak pilih," ujar Frans.

"Kita harus jadi penentu. Agar orang-orang yang haus kekuasaan dan kekayaan akan terhalang oleh kita. Kita ibarat satu tetes sirup, kalau dimasukkan ke air putih akan berubah warna dan rasanya. Satu suara dapat mengubah kehidupan dan perkembangan negeri ini," tambah Frans.

Untuk itu, terus diingatkan agar Sapma PP menjadi pelopor dan memberikan pandangan (kesadaran) kepada masyarakat sekeliling.

"Pilihan itu dapat mengorbankan orang banyak, bagaimana kita memilih pemimpin yang terbaik. Ini perjuangan politik, marwah, dan harga diri PP. Kebetulan dewan pakar kita menjadi calon (Cagubri Andi Rahman)," kata Frans yang mengisyarakatkan agar PP Meranti memenangkan Andi Rahman di Kota Sagu. ***

wwwwww