Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

PSMS Gagal Kalahkan Semen Padang, Djanur Kecewa Berat

PSMS Gagal Kalahkan Semen Padang, Djanur Kecewa Berat
Djajang Nurjaman. (LIB).
Kamis, 01 Maret 2018 05:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
LUBUKPAKAM - Klub PSMS Medan ditahan imbang Klub Semen Padang dengan skor 1-1 dalam pertandingan "Invitasi Sumut Cup 2018" di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Selasa (27/2/2018).

Legimin Rahardjo dan kawan-kawan bahkan tertinggal lebih dulu dari Semen Padang saat Rosad Setiawan mencetak gol di menit ke-45.

Gol balasan PSMS baru tercipta lewat Erwin Ramdani melalui tendangan salto di pengujung babak kedua.

Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman alias Djanur, usai pertandingan mengaku kecewa dengan performa para pemainnya. Bisa dikatakan performanya jauh dari harapan, meski di babak kedua PSMS lebih mendominasi permainan.

"Uji coba kali ini belum memuaskan. Babak kedua perubahan permainan baru kelihatan. Peluang juga mulai bermunculan," kata Djanur.

Terkait sentuhan akhir pemain, Djanur menilai masih sangat lemah. Hal itu terjadi khususnya di babak pertama yang minim akan peluang dan serangan.

"Kelemahan kami juga belum bisa memanfaatkan peluang dari bola set piece," jelasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, Sumatera Utara
wwwwww