Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
16 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
12 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Voli

Tahun 2017, 44 Pejabat Eselon Pemkab Inhil Tak Laporkan Harta Kekayaan ke KPK

Tahun 2017, 44 Pejabat Eselon Pemkab Inhil Tak Laporkan Harta Kekayaan ke KPK
Kamis, 01 Maret 2018 21:49 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN-Berdasarkan data yang diperoleh dari inspektorat daerah Inhil sebagai administrator aplikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), pada tahun 2017 lalu, sebanyak 44 pejabat eselon tak melaporkan harta kekayaan yang dimiliki.

Hal itu, sesuai dengan apa yang disampikan Asisten I Setdakab Inhil, Afrizal saat bimbingan tekhnis (Bimtek) e-filling pada aplikasi e-LHKPN di lingkungan Pemkab Inhil.

"Realisasi kepatuhan penyampaian LHKPN tahun 2016 sebesar 51,88 persen atau sebanyak 69 orang yang patuh dari total wajib 133 orang, sedangkan pada tahun 2017 realisasi kepatuhan penyampaian formulir aktivasi e-filing LHKPN sebesar 67,88 persen atau sebanyak 93 orang yang patuh dari total wajib 137 orang," jelas Afrizal.

Untuk itulah, dengan adanya Bimtek pengisian e-filing pada aplikasi e-LHKPN, Afrizal meminta kepada para peserta agar benar-benar serius mengikuti.

"Ikuti dengan baik, agar dalam pengisian LHKPN nantinya tidak ditemui kesulitan dan menyampaikan tepat waktu," lanjutnya. 

Untuk diketahui, kegiatan Bimtek ini dilaksanakan selama satu hari, yang pesertanya terdiri dari ASN yang menduduki jabatan eselon II,  yaitu kepala dinas/kepala badan, bendahara dan pokja ULP pada bagian pengadaan barang dan jasa Setdakab Inhil Inhil dengan total peserta 135 orang.(adv)

Kategori:Voli
wwwwww