Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  PON

10 Ton Kayu Tanpa Dokumen Diamankan di Peunaron Aceh Timur

10 Ton Kayu Tanpa Dokumen Diamankan di Peunaron Aceh Timur
Mobil yang bermuatan sekitar 10 ton kayu tanpa dokumen saat diamankan di Kantor KPH Wilayah III Aceh di Langsa, Jumat (2/3/2018). [Yudi].
Jum'at, 02 Maret 2018 12:17 WIB
Penulis: Yudi
LANGSA - Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah III Aceh dibantu Subden 2 Detasmen B Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh di Aramiah, Kamis (1/3/2018), sekitar pukul 22.00 WIB, mengamankan sekitar 10 ton kayu tanpa dokumen. Lokasinya di Gampong Alue Pinang, Kecamatan Peunaron Kabupaten Aceh Timur tepatnya di dalam areal PKS PT Agra Bumi Niaga.
 

Saat diamankan kayu olahan jenis keruweng dan damar yang diangkut menggunakan truk tronton dengan nomor polisi BK 99008 CB, tidak ada pemiliknya serta diduga sopirnya telah melarikan diri," sebut Kepala KPH Wilayah III Aceh, Darmi didampingi stafnya, Aang Kusnafi, kepada GoAceh, Jumat (2/3/2018).
 
Ia menjelaskan, pengamanan kayu yang diduga hasil iliegal logging (penebangan liar) itu berdasarkan informasi dari masyarakat. Atas informasi tersebut, tim yang berjumlah 15 orang serta sejumlah personel Brimob langsung menuju ke lokasi dan sesampainya di sana, mobil yang bermuatan kayu sedikit tersembunyi.
 
Kemudian, saat melakukan pemeriksaan, tim menemukan satu unit mobil lainnya yang lebih tersembunyi dan ditutup dengan terpal yang bermuatan kayu bulat dengan jenis yang sama. "Pada malam itu juga mobil yang bermuatan kayu sekitar 10 ton langsung dibawa ke Kantor KPH Wilayah III Aceh di Langsa," ujarnya.
 
Namun, satu unit lagi tidak bisa dibawa disebabkan mobil terkunci dan situasi keamanan juga mengkhawatirkan, karena banyaknya massa yang mendatangi lokasi. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka tim memutuskan untuk kembali dan hanya membawa satu unit mobil saja.
 
Pada kesempatan itu, Darmi mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan penebangan kayu secara ilegal karena berdampak pada lingkungan dan dirinya akan menindak tegas staf KPH Wilayah III yang ikut melakukan ilegal loging atau membengkengi kegiatan tersebut.
 
"Jika ada oknum staf KPH Wilayah III yang membengkengi pembalakan liar, maka silahkan informasikan kepada saya, maka akan kita berikan sangsi tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," pungkasnya.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, PON
wwwwww