Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jelang Verifikasi Venue PON 2024, Kadispora Sebut Aceh-Sumut Paling Siap

Jelang Verifikasi Venue PON 2024, Kadispora Sebut Aceh-Sumut Paling Siap
Ilustrasi [Istimewa]
Sabtu, 03 Maret 2018 09:46 WIB

MEDAN - Tim Pemenangan Sumut–Aceh bersiap untuk Biding tuan rumah PON 2024 yang akan berlangsung pada 6 April 2018 di Jakarta.

Sebelum pelaksanaan Biding, tim KONI Pusat akan melakukan verifikasi terhadap kesiapan 56 venue cabor yang ada di Sumut-Aceh.

Pada tanggal 3-5 Maret 2018 tim akan meninjau 28 venue di Aceh, sedang jadwal untuk Sumut pada 6-8 Maret 2018.

Informasi yang dihimpun Tribun-Medan.com, untuk menjadi tuan rumah salah satu syarat lolos verifikasi ini adalah memiliki minimal 30 persen dari jumlah venue yang akan dipertandingkan dengan memenuhi standar yang ditetapkan verifikator KONI Pusat.

Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian, optimis 28 venue cabor yang dipertandingakan di Sumut telah siap dan sudah memenuhi syarat verifikasi.

Ditambah, saat ini lebih dari 15 venue cabor di Sumut sudah berstandar nasional.

“Minimal 30 persen dari venue yang kita siapkan harus lolos verifikasi. Kalau kita lihat dari 28 cabor, sudah lebih dari 30 persen. Tapi, kita tampilkan dulu yang ada, dan jangan muluk – muluk. Karena kita berharap dengan adanya tuan rumah PON, maka venue – venue yang ada saat ini akan diperbaiki dan ditambah,” katanya di GOR Futsal Pemprov Sumut, Jalan Willem Iskandar, Medan, Jumat (2/3/2018).

Pria yant juga menjabat Ketua harian tim pemenangan PON Sumut–Aceh menjelaskan saat ini baik Dispora dan KONI Sumut telah berkoordinasi terkait lokasi venue–venue cabor yang akan diverifikasi, dalam rangka mengikuti biding PON pada April mendatang.

“Mohon dukungan dari semua pihak termasuk wartawan, sehingga kita bisa sukses memenangkan biding PON. Daerah lain juga ada mengajukan keinginan menjadi tuan rumah PON,” ucap pria yang akrab disapa bahar ini.

Terkait peluang menjadi tuan rumah PON 2024, pria yang akrab disapa Bahar ini mengklaim Sumut-Aceh yang paling siap daripada dua kompetitor lainnya, Nusa Tenggara Barat (NTB) – Bali, serta tuan rumah tunggal Kalimantan Selatan.

Lebih lanjut, keoptimisannya juga bukan tanpa alasan, ia mengklaim Sumut-Aceh telah mendapat dukungan tertulis dari 23 KONI Provinsi untuk pemenangan di Biding PON nanti.

“Dukungan dari KONI – KONI juga sudah mencapai 25 Provinsi. Mereka siap mendukung Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah PON bersama. Kalo melihat dukungan itu, kita ya optimis saja. Tapi, bagaimana mengamankan dukungan inilah. Tetap komunikasi dan silaturahmi. Kita optimis jadi tuan rumah,” tutupnya.

Informasi yang dihimpun Tribun-Medan.com, 28 cabor yang akan diverifikasi di Sumut diantaranya, akuatik (renang dan renang indah), atletik, balap sepeda, bermotor, bola voli.

Bulutangkis, boling, futsal, gateball, hoki, senam, wushu (Unimed dan Sport Centre jalan Willem Iskandar).

Kemudian Cricket (Stadion Pardede), Drum Band, pencak silat (kompleks Stadion Baharoeddin Siregar), taekwondo (kompleks Cemara Asri).

Berikutnya, cabor polo air dan lompat indah di kolam renang Selayang, Gate Ball, Barongsai ( USU), Biliar (Pardede Hall), Catur (Emerald Garden), Karate (Gelanggang Remaja).

Petanque (Stadion Teladan), Squash (Hotel Danau Toba), tinju (GOR Angkasapura Polonia), Gulat (GOR Binjai).

Tenis Meja (GOR Asber Nasution Tebing tinggi), Jetski/IJBA, Ski Air (Parapat), dan Kabaddi (GOR Langkat).

Editor:Kamal Usandi
Sumber:medan.tribunnews.com
Kategori:Aceh, Non Olympic
wwwwww