Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Judi di Jalan Veteran Semakin Menggila, Medan Kayak Kota ‘Gotham City'

Judi di Jalan Veteran Semakin Menggila, Medan Kayak Kota ‘Gotham City
Sabtu, 03 Maret 2018 10:16 WIB
Penulis: wen

MEDAN - Geliat bisnis Judi Samkwan (dadu) semakin menggila di Jalan Veteran, Pasar VII, Desa Manunggal, Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang masih beroperasi.

Berdasarkan pantauan aktivitas perjudian ini, kini sudah masuk pada tingkat mengkhawatirkan. lokasi judi dadu itu berdiri diatas lahan PTPN- II, mungkin sebagai pemuas cukong-cukong pengusaha asal dalam dan luar kota, aktivitas yang melanggar hukum tersebut khabarnya digilir shift aplusan, keramaian lokasi judi ini memoles wajah Sumatera Utara tak ubahnya seperti kota judi (gotham city).

Menurut salah seorang warga Helvetia yang enggan sebut namnya itu harapkan Mabes Polri. kita bukan tak percaya dengan kinerja petugas Polda Sumatera Utara, namun judi dadu di sini itu seakan sengaja dipelihara, banyak dugaan didalamnya seperti main sabung ayam, batu guncang, dugaan lain adanya peredaran narkotika.

“Masyarakat berharap ada gebrakan tim Mabes Polri pusat untuk segera menutup lokasi judi itu, karena kita duga pengelola judi kian berani membuka bisnis ilegalnya ini karena sudah tersistematis jaringan dan kebal hukum,” katanya.

“Sepertinya judi samkwan tersebut diduga tersirat komponen yang terorganisir dan tersistem dengan rapi, diduga di back up oknum pejabat tinggi aparat keamanan diwilayah hukum dengan istilah ada pemerintah dalam pemerintah” kata Hamzah Sinaga salah satu tokoh Medan utara.

Masyarakat sudah sangat resah dan muak dengan keadaan ini yang seolah-olah ada indikasi pembiaran.

“Terkesan kesan mewah karena menjadi ajang bisnis haram yang menjanjikan, kita melihat Instansi diduga pura-pura pekak dan buta dengan lapak judi yang mungkin menghasilkan omset Miliyaran tersebut,” cetusnya.

Sampai saat masih berlangsungnya praktik perjudian samkwan tersebut, aplikasi aparat pemerintahan untuk dapat bersikap tegas dalam memberantas segala bentuk perjudian.

“Apa masih beroperasi ya?,” ujar singkat Kabid Humas Poldasu kombes Pol Rina Sari ginting ketika dikonfirmasi beberap waktu lalu via Whatsapp.

Editor:wen
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri
wwwwww