Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Soal Pengantin Pakai Helikopter Polri, Polda Sumut Serahkan ke Mabes Polri

Soal Pengantin Pakai Helikopter Polri, Polda Sumut Serahkan ke Mabes Polri
Sabtu, 03 Maret 2018 12:37 WIB

MEDAN - Terkait video pengantin yang menggunakan Helicopter Bolcow milik Polri di Pematangsiantar, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rapat untuk membahas hal tersebut.

Polda Sumut juga sudah menurunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan awal. Selanjutnya tim akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait penggunaan aset negara itu.

"Laporannya bahwa pada hari Minggu (25/2) lalu ada heli yang digunakan di Siantar dalam rangka membantu proses pernikahan," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw.

Paulus menegaskan, tindakan penggunaan helikopter tidak sesuai dengan prosedur. Pihaknya akan meminta pertanggungjawaban yang membidangi helikopter. Karena helikopter itu statusnya adalah Bawah Kendali Operasi (BKO).

"Hasil pemeriksaan awal akan dilaporkan kepada atasannya di Ditpolairud Baharkam Polri untuk memproses pelanggaran yang dilakukan apakah terkait pelanggaran disiplin atau etika, kecuali kami diberikan mandat untuk pemeriksaan selanjutnya," tegas Kapolda.

Kapolda juga membantah ada kaitan antara pengantin dengan pihaknya. Dirinya hanya menduga hubungan yang dibangun sebatas personal dengan oknum yang terlibat.

"Masa BKO personel heli tersebut berakhir pada Rabu (28/2). Kewenangan heli juga berada pada pilotnya," tambah Paulus.

Untuk diketahui, peristiwa itu terjadi di Lapangan H. Adam Malik, Pematangsiantar, Minggu (25/2). Saat pasangan pengantin tersebut turun dari helikopter, mereka kemudian berjalan melintasi karpet merah. Helikopter yang mendarat di Lapangan H Adam Malik, Pematangsiantar juga terdapat tulisan F dan T.

Editor:wen
Sumber:analisa
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Beladiri, PON
wwwwww