Sedang Jalani Tugas PKL, Satu Mahasiswa STP Labuha Halsel Meninggal Dunia Tertimbun Longsor

Sedang Jalani Tugas PKL, Satu Mahasiswa STP Labuha Halsel Meninggal Dunia Tertimbun Longsor
Korban saat dievakuasi warga. (Irwan/GoNews.co)
Senin, 05 Maret 2018 19:42 WIB
Penulis: Irwan Marsaoli
HALMAHERA SELATAN - Nasib nahas menimpa salah satu Mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanian (STP) Labuha Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara bernama Jihan Novianti Idhar (21).

Dia meninggal dunia akibat tertimpa longsor saat melakukan tugas studi di PT. Telagabakti Persada, tepatnya di Kilo Meter 27 lokasi Jikodolong desa baru Kecamatan Obi Kabupaten Halsel.

Musibah longsor yang mengakibatkan korban meninggal itu terjadi pada Senin (5/3/2018), sekitar pukul 09.30 WIT.

Informasi yang diperoleh GoNews.co, korban saat itu bersama temannya yakni Siti Radia Bahrun (22) serta dua rekan lainnya yakni Sardi Sy Tehanusa (20) dan Arfan Saputra (21).

Saat kejadi, mereka sedang melakukan kegiatan wawancara terhadap Kepala Bidang Produksi PT. Telagabakti Persada Said Goro, dalam rangka tugas Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Usai melakukan wawancara, Jihan bersama temannya langsung menuju ke tractor yang ketika itu sedang melakukan pembuatan jalan Produksi.

Saat tiba di tractor tersebut, tiba-tiba terjadi longsor. Melihat peristiwa itu, Prapto, Operator tractor langsung berteriak memberitahu korban dengan temannya.

Mereka pun langsung berupaya menyelamatkan diri ke tempat aman. Namun nahasnya, Korban Jihan Noviyanti tidak sempat menyelamatkan diri hingga tertimpa dan tertimbun longsor.

Sementara itu, salah satu temannya yakni Siti Radia Bahrun yang juga ikut tertimbun longsor bisa diselamatkan karena material longsor hanya sampai dibatas dada.

Melihat korban Jihan yang tertimbun longsor tersebut, teman korban dan para saksi langsung berusaha menyelematkannya dengan cara menggali tanah longsoran dengan menggunakan alat berupa kayu buah serta tangan namun nyawa korban Jihan Noviyanti tidak bisa diselamatkan.

Kapolres Halsel, AKBP Irfan S.P Marpaung dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Polisi kata dia, telah menindaklanjuti setelah menerima laporan atas kejadian tersebut.

"Polisi dari Polsek Obi langsung turun ke TKP dan melakukan olah TKP. Para saksi juga telah dimintai keterangan serta sejumlah barang bukti juga telah diamankan," ujar Kapolres Halsel, AKBP Irfan S.P Marpaung kepada GoNews.co, Senin (5/3/2018).

Perwira dua melati itu lebih lanjut menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan tim medis dari perusahaan dr. Wirda Alkatiri, korban meninggal diduga karena kekurangan oksigen pada saat tertimbun tanah longsor.

"Saat ini almarhuma telah di kembalikan ke keluarganya di Kecamatan Kayoa. Sementara untuk korban selamat yakni Siti Radia Bahrun masih menjalani perawatan medis di klinik PT Telagabakti Persada dan kondisi korban sudah mulai membaik," tandasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Maluku Utara, Peristiwa, Umum, GoNews Group

       
        Loading...    
           
wwwwww