Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Penyebab Orang Dumai Sangat Kenal dengan Cagub Nomor Empat

Ini Penyebab Orang Dumai Sangat Kenal dengan Cagub Nomor Empat
Jum'at, 09 Maret 2018 20:34 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
DUMAI - Pasangan nomor urut empat Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno (AYO) menjalani kampanye dialogis di Dumai, Jum'at, (9/3/2018). Ternyata, ini yang membuat masyarakat Dumai sangat kenal dengan Andi Rachman, cagub Riau nomor empat.

"Saya ini sejak 1967 sudah sering main di Dumai. Sering bolak balik Pekanbaru - Dumai ikut ayah saya. Kan dulu bus Sinar Riau punya ayah saya melayani rute Dumai - Pekanbaru," ujar Andi Rachman saat kampanye dialogis di Jl Bintan Kecamatan Dumai Kota, Jum'at, (9/3/2018).

Mendengar penjelasan tersebut, langsung ditanggapi ibu ibu peserta kampanye dialogis.

"Ooo, anak pak Rachman Kawek rupanya. Bus langganan kami dulu tuh pak," gumam mereka.

Andi Rachman melanjutkan dirinya sudah sangat kenal dengan Dumai. Mulai dari Jl Sudirman Dumai yang dulu masih jalan tanah becek hingga berubah sampai sekarang.

Ia juga mengenang, pasar Senggol di Sudirman itu ramai kalau Pabrik Kilang Minyak Putri Tujuh sudah tutup dan karyawan selesai bekerja.

"Masih banyak yang harus kita benahi, Provinsi Riau dan Pemko Dumai terutama infratruktur di kota ini. Misalnya air bersih," ungkapnya. (rls)

wwwwww