Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Diabolo Dance Theater, Paduan Lighting Atraktif dan Seni Bermain Yoyo dari Tradisi Budaya Taiwan Pukau 3.000 Penonton di SKA Co-Ex Pekanbaru

Diabolo Dance Theater, Paduan <i>Lighting</i> Atraktif dan Seni Bermain Yoyo dari Tradisi Budaya Taiwan Pukau 3.000 Penonton di SKA Co-Ex Pekanbaru
Aksi pertunjukan Diabolo Dance Theater, seni bermain yoyo dari tradisi budaya Taiwan
Sabtu, 10 Maret 2018 08:25 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Dihadiri dan disaksikan oleh 3.000 orang, pertunjukan Diabolo Dance Theater yang berlangsung di SKA Co-Ex Pekanbaru, Riau berlangsung semarak dan meriah, Jumat (9/3/2018) malam.

Aksi pertunjukan seni bermain yoyo dari tradisi Taiwan dengan perpaduan lightingyang ditampilkan Diabolo Dance Theater mengundang decak kagum ribuan penonton yang hadir dalam acara yang digagas oleh Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI) Riau ini.

Kelancaran pertunjukan Diabolo Dance Theater di Kita Pekanbaru yang menjadi kota kedua digelarnya road show Diabolo Dance Theater di Indonesia ini pun diapresiasi oleh perwakilan pemerintah Taiwan yang turut hadir dalam pertunjukan tersebut.

Bahkan, Dr Chang Fu Mei selaku National Policy Advisor to Taiwan didampingi, Jhon C Chen selaku perwakilan Taipei Economic and Trade Office (TETO) mengapresiasi kinerja ICATI Riau sebagai panitia yang sukses menggelar acara Diabolo Dance Theater.

"Saya sangat mengapresiasi dan di Kota Pekanbaru ini, penontonnya jauh lebih banyak, mencapai 3.000 orang dibandingkan saat pertunjukan di Jakarta yang hanya berkisar 800 orang," ungkapnya.

Chang melanjutkan, pada tahun ini event pertunjukan seni bermain yoyo dari tradisi budaya Taiwan ini disajikan lebih sepesial dan kreatif. Sebab, tidak hanya menampilkan Diabolo saja, namun juga dipadukan dengan lightingyang terlihat lebih istimewa.

"Riau, khususnya Kota Pekanbaru belum terlalu diketahui masyarakat Taiwan dan awalnya kami pesimis dengan pertunjukan di sini. Tapi, ternyata antusias masyarakatnya sangat bagus dan lebih semarak jika dibandingkan saat digelar di Jakarta," paparnya.

"Kami berharap pertunjukan Diabolo Dance Theater ini dapat meningkatkan pertukaran budaya dengan Indonesia. Kita mengundang untuk mengunjungi Taiwan untuk merasakan beragam karakteristik kesenian dan budaya di sana," sambungnya.

Pertunjukan Diabolo Dance Theater ini akan digelar di 10 kota di enam negara Asia, diantaranya Jepang, Filipina, Malaysia, Vietnam, Thailand dan Indonesia yang masih dalam rangka perayaan tahun baru imlek 2569. Untuk di Indonesia, Diabolo Dance Theater berlangsung di tiga kota besar, dimulai dari Jakarta pada tanggal 7 Maret 2018 lalu, kedua di Kota Pekanbaru dan terkahir akan Diabolo Dance Theater akan digelar di Kota Surabaya.***

Kategori:Badminton, Riau, PON
wwwwww