Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Pernah di Bui Kasus Penjambretan, Man Kini Terancam Pasal Pembunuhan Berencana usai Habisi Nyawa Istrinya

Pernah di Bui Kasus Penjambretan, Man Kini Terancam Pasal Pembunuhan Berencana usai Habisi Nyawa Istrinya
Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto saat konfrensi pers penangkapan pelaku pembunuhan di Kabupaten Kepulauan Meranti (Foto: Chairul Hadi)
Selasa, 03 April 2018 14:00 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kepolisian akan mengkontruksikan pasal pembunuhan berencana kepada pria berinisial RM alias Man, pelaku tunggal atas pembunuhan terhadap Nurul Komariah yang jasadnya ditemukan di rawa Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti - Riau.

Hal itu, disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto dalam jumpa persnya di Mapolda, Selasa (3/4/2018) siang. "Pembunuhan berencana, kita kontruksikan sesuai Pasal 340, 338 dan 351 ayat 3, dengan ancaman 20 tahun penjara," sebut dia.

Man bukan kali ini saja berurusan dengan hukum, di mana pria berusia 40 tahun tersebut sebelumnya juga pernah divonis oleh hakim dengan penjara satu tahun tujuh bulan, lantaran terlibat aksi penjambretan. "Jadi dia ini juga residivis," kata Kombes Hadi menjawab GoRiau.com.

Kepada polisi, ia mengaku menyesal sudah menghabisi nyawa istrinya bernama Nurul Komariah, di mana dipicu oleh api cemburu. Man menuding jika korban sudah berselingkuh dengan lelaki lain, saat menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita, red) di luar negeri.

Kesal dengan itu, dia lantas merencakan pembunuhan dan membawa korban ke tempat kejadian perkara. Di sana Nurul dibunuh dan jasadnya kemudian ditemukan pada 25 Maret 2018 lalu, dengan kondisi banyak terdapat bekas luka serta lebam di tubuhnya.

Penyelidikan kemudian dilakukan kepolisian, bahkan melibatkan Tim Eagle dari Direktorat Reskrimum Polda Riau. Man akhirnya ditangkap tanpa perlawanan di Jakarta Utara. Dia kabur ke Pulau Jawa karena menyadari jika dirinya tengah dicari pihak berwajib. ***

wwwwww