Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
23 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
24 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
4
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
5
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Home  /  Berita  /  Badminton

Enam Pelatih Liga 1 Ikuti Kursus Pelatih AFC Pro

Enam Pelatih Liga 1 Ikuti Kursus Pelatih AFC Pro
Pelatih Persela, Aji Santoso. (Istimewa)
Jum'at, 06 April 2018 03:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sebanyak enam pelatih klub LIGA 1 2018 akan mengikuti kursus lisensi pelatih AFC Pro. Kursus ini terbagi ke dalam 7 modul yang berlangsung sekitar 1 tahun. Kesibukan merekapun dipastikan bertambah.

Modul pertama kursus lisensi pelatih AFC Pro yang diselenggarakan PSSI dengan persetujuan dan supervisi AFC ini, rencananya diselenggarakan di Yogyakarta. Waktunya telah ditetapkan pada 14-20 April 2018 mendatang.

Adapun 6 pelatih klub Liga 1 2018 yang akan mengikuti kursus secara periodik ini adalah Djadjang Nurdjaman (PSMS), Aji Santoso (Persela), Rudy Eka Priyambada (PS Tira), Joko Susilo (Arema FC), Rahmad Darmawan (Sriwijaya FC), dan Widodo C. Putro (Bali United).

Bila tidak mengalami perubahan, berarti para pelatih itu tidak bisa mendampinginya timnya bertanding pada pekan keempat dan kelima nanti.

Sepanjang 14-20 April 2018 memang akan berlangsung beberapa pertandingan Liga 1 di pekan keempat dan kelima.

Namun demikian setiap klub yang ditinggal pelatihnya untuk mengikuti kursus dipastikan sudah melakukan antisipasi. Pelatih kepala juga akan berkoordinasi dengan para asisten pelatih dalam tim kepelatihannya.

Dengan mengikuti kursus lisensi profesional AFC ini, nanti setelah lulus maka bisa dipakai untuk mereka bekerja di klub luar negeri. Bahkan tidak saja sebagai asisten pelatih, tetapi pelatih kepala.

Pasalnya lisensi Pro AFC merupakan level tertinggi di konfederasi. Setara dengan UEFA Pro, Conmebol Pro, dan konfederasi FIFA lainnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww