Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
22 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
22 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Imbang Lawan PSIS, McMenemy: Bhayangkara Kurang Bagus Manfaatkan Peluang

Imbang Lawan PSIS, McMenemy: Bhayangkara Kurang Bagus Manfaatkan Peluang
Minggu, 08 April 2018 06:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SIDOARJO - Bhayangkara FC harus puas berbagi skor dengan PSIS. Dalam laga pekan ketiga LIGA 1 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (7/4/2018) sore, Bhayangkara dan PSIS bermain sama kuat 1-1.

Hasil ini tidak menguntungkan buat Bhayangkara FC karena sedang berusaha mereduksi selisih poin dengan tim papan atas lainnya. Alhasil Bhayangkara harus puas menempati papan tengah di pekan ketiga ini.

Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, mengaku kecewa dengan hasil yang didapat.

Tapi apa boleh buat karena dalam pertandingan tidak semua tim bisa menang, kadang seri, atau bisa juga kalah.

"Di babak kedua tempo permainan kami melambat. Akhirnya kami kebobolan gol PSIS. Hari ini kami bisa dikatakan frustrasi dengan hasil akhir," kata Simon McMenemy, usai pertandingan.

Kekecewaan juga dirasakan pemain Bhayangkara FC, Alsan Sanda. Pemain yang biasa menempati posisi kiri pertahanan itu merasa seharusnya Bhayangkara bisa memenangi pertandingan.

Hal ini pelajaran buat skuad Bhayangkara FC untuk pertandingan berikutnya. Sebagai juara bertahan Bhayangkara harus secepatnya bangkit supaya tidak tertinggal dalam persaingan di papan atas.

"Kami lengah saat ada sepak pojok. Sebaliknya kami juga kurang bagus dalam memanfaatkan peluang yang ada," ujar Alsan Sanda. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Non Olympic, Jawa Timur
wwwwww