Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
22 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
16 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
20 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
20 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
24 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Riau

Selain Bayaran Kurang, Ini Pengakuan Mengejutkan Pelaku Hingga Nekat Gorok Leher Korban di Kosan Sukajadi Pekanbaru

Selain Bayaran Kurang, Ini Pengakuan Mengejutkan Pelaku Hingga Nekat Gorok Leher Korban di Kosan Sukajadi Pekanbaru
Kapolsek Sukajadi AKP Zulfa saat konfrensi pers atas kasus penggorokan di kos-kosan beberapa waktu lalu. Tampak pelaku hanya tertunduk (Foto: Chairul Hadi)
Selasa, 10 April 2018 14:05 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Pelaku berinisial Hd mengaku nekat menggorok leher korban berinisial RP diduga dipicu sakit hati. Pria yang melayani jasa urut laki-laki itu menyebutkan, jika bayarannya yang diberikan korban kurang dari harga yang disepakati.

Hal itu terungkap dalam ekspose yang digelar Polsek Sukajadi, Pekanbaru - Riau pada Selasa (10/4/2018) siang. Diketahui, antara korban dan pelaku saling kenal setelah berkontak media sosial, yang dipakai Hd untuk menawarkan jasa pijatnya. Percakapan keduanya berlanjut ke WhatSapp.

Setelah harga disepakati, keduanya pun bertemu di kosan daerah Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi - Pekanbaru pada Rabu (21/3/2018) dini hari. Setelah mengurut korban, percekcokan pun terjadi, di mana RP akhirnya ditemukan nyaris tewas dengan luka gorokan di leher.

"Pengakuannya karena upah mengurut dibayar tak sesuai perjanjian awal. Makanya tersangka tidak senang dan melakukan perbuatan itu. Jasa pijat tersebut Rp150 ribu perjanjiannya, namun dibayar Rp80 ribu, penuturannya (Hd, red) demikian," kata Kapolsek Sukajadi AKP Zulfa.

Sementara menurut cerita Hd, selain pembayaran kurang, dirinya juga mengaku sempat mengalami dugaan pelecehan seksual. "Saya dilecehkan (Secara seksual, red)," jawabnya kepada wartawan. Ini lah yang akhirnya membuat Hd berbuat nekat dengan menggorok leher RP.

Adapun jasa pijat ini sudah digeluti Hd selama empat bulan. Dirinya juga menawarkan melalui media sosial. Setelah melukai korbannya, pelaku langsung melarikan diri, bahkan membawa sejumlah barang milik RP. Kemudian, pria ini akhirnya ditangkap di daerah Painan, Sumatera Barat.

Selain meringkusnya, Tim Opsnal Polsek Sukajadi juga menyita beberapa barang bukti, diantaranya handphone dan tas. Ia pun terancam dipenjara selama 12 tahun atas perbuatannya tersebut. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww