Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
24 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

Robert: Duet Guy dan Ferdinand Belum Sesuai Harapan

Robert: Duet Guy dan Ferdinand Belum Sesuai Harapan
Kamis, 12 April 2018 03:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAKASSAR - Pelatih Klub PSM Makassar, Robert Alberts, mengakui duet Guy Junior dan Ferdinand Sinaga sebagai ujung tombak Juku Eja belum sesuai harapan.

Akibatnya butuh strategi berbeda untuk membuat mereka lebih tajam.

Robert Alberts mengaku sudah coba menduetkan dua pemain itu dalam beberapa hari terakhir. Namun, hasilnya tetap belum menunjukkan peningkatan seperti yang diinginkan.

"Duet Ferdinand Sinaga dan Guy Junior yang coba diwujudkan masih bermasalah. Tidak ada peningkatan selama coba diduetkan dalam dua hari terakhir," katanya.

Untuk mengatasi persoalan itu, Robert Alberts berpikir ulang untuk mencari komposisi terbaik bagi kedua pemain. "Mungkin akan kami tempatkan saja di posisi berbeda," kata Robert Alberts.

Upaya untuk menajamkan kedua penyerang itu memang menjadi fokus PSM. Apalagi dengan kondisi saat ini, saat tidak akan diperkuat pemain asing andalan selama ini menjadi tulang punggung.

Juku Eja dipastikan kehilangan dua pemain Belanda mereka, yaitu Marc Klok dan Wiljan Pluim. Marc Klok terkena akumulasi kartu, sementara Wiljam Pluim kembali ke Belanda karena orangtua sakit keras.

Sedangkan striker Bruce Djite belum menunjukkan pemulihan yang signifikan dari cedera.

Kehilangan sosok Wiljam Pluim yang biasa diplot sebagai penyerang, coba disiasati dengan menduetkan Ferdinand Sinaga dan Guy Junior. Namun apa yang direncanakan ternyata tidak berjalan sesuai harapan. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, Sulawesi Selatan
wwwwww