Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
17 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
11 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
11 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
17 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Gawat ! Pemko Medan Belum Bayar 3 Bulan Honor Kepling dan Petugas Kebersihan

Gawat ! Pemko Medan Belum Bayar 3 Bulan Honor Kepling dan Petugas Kebersihan
Ilustrasi
Jum'at, 13 April 2018 11:36 WIB

MEDAN - Honor 2001 kepala lingkungan, pegawai honorer dan petugas kebersihan sebesar Rp2,4 juta, di lingkungan Pemko Medan belum dibayarkan sejak Januari 2018 hingga April tahun ini.

Keadaan tersebut membuat anggota Komisi A DPRD Medan Anton Panggabean. Politisi Demokrat ini menyesalkan keterlambatan honor yang seharusnya diterima para kepling maupun honorer setiap tanggal 5 di setiap bulannya itu.

“Kita sangat menyesalkan kondisi ini, seharusnya wali kota mencari solusi yang cepat untuk mengatasi persoalan itu. Memang, kita belum tahu persis apa kendalanya sehingga terjadi seperti itu. Tapi dengan tidak gajian para kepling selama tiga bulan, tentu saja sangat mengganggu kinerja kepling itu sendiri,” ucapnya.

Padahal, kata Anton, banyak kepling, honorer dan petugas kebersihan menggantungkan hidup dari pekerjaan mereka untuk menghidupi keluarga. Justru, sudah empat bulan, baru sebulan dibayarkan Pemko pada akhir maret lalu.

“Jadi dengan tidak menerima honor hingga tiga bulan, tentu saja sangat memengaruhi biaya hidup mereka. Di mana honor itu pastinya digunakan untuk makan, membiayai sekolah anaknya dan lainnya. Karena itu, Walikota Medan harus mengambil kebijakan cepat dan khusus,” tegasnya.

Menurut Wakil Ketua Fraksi Demokrat ini, agar kejadian serupa tidak terulang di tahun mendatang, sebagai bentuk antisipasi, pemko Medan harus mengambil sikap. Harus dikerjakan lebih awal. Jangan terulang lagi. Jika terjadi lagi, artinya bukan soal uang tidak ada, berarti soal pengelolaannya yang tidak beres.

“Ini harus diantisipasi jau hari sebelumnya,” tegasnya.

Editor:wen
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Olympic, PON
wwwwww