Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Melaju dengan Kecepatan Tinggi, Bus Rombongan Zikir Akbar Tabrak Pagar Sekolah di Aceh Besar, 2 Tewas, 12 Luka Ringan

Melaju dengan Kecepatan Tinggi, Bus Rombongan Zikir Akbar Tabrak Pagar Sekolah di Aceh Besar, 2 Tewas, 12 Luka Ringan
Minggu, 15 April 2018 12:49 WIB
ACEH BESAR- Peristiwa tak terduga terjadi di Aceh Besar, Minggu (15/4/2018). Sebuah bus yang membawa rombongan zikir akbar dari Aceh Tamiang menabrak pagar sekolah dan menyebabkan 2 orang meninggal serta 12 orang luka-luka.

Kecelakaan tunggal itu terjadi di Jalan Banda Aceh-Medan persisnya di Desa Sihom, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Aceh, Minggu (15/4/2018) pagi.

Saat itu, bus sekolah berpelat BL 7002 U melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju Banda Aceh. "Setiba di lokasi kejadian, bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga hilang kendali dan melaju ke pinggir jalan sebelah kiri dan menabrak pagar sekolah SD Sihom," kata Kasat Lantas Polres Aceh Besar AKP Vifa Febriana Sari kepada wartawan.

Akibat insiden tersebut, dua orang meninggal dunia yaitu Slamet Paino (54) dan Supeni (61). Keduanya asal Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang. Sementara 12 penumpang mengalami luka ringan dan selanjutnya diboyong ke rumah sakit di Aceh Besar. Tak lama usai kejadian, polisi turun tangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Menurut Vifa, rem bus dalam kondisi bagus tapi ada kemungkinan sopir mengantuk sehingga bus hilang kendali. Jumlah penumpang bus sekitar 35-40 orang. "Dari informasi ibu-ibu yang di bus mereka mau zikir ke Masjid Raya Baiturrahman. Dari supir keterangannya mau ziarah ke makam Syiah Kuala," jelas Vifa. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:PON, Badminton, Aceh
wwwwww