Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Presiden Jadikan Rakyat Indonesia Miskin, Yang Sejahtera Asing, Ini Pesan Eggi Sudjana

Presiden Jadikan Rakyat Indonesia Miskin, Yang Sejahtera Asing, Ini Pesan Eggi Sudjana
Presiden Joko Widodo mendapat kritik dari Eggi Sudjana
Minggu, 15 April 2018 10:30 WIB
JAKARTA - Gerakan untuk mengganti Presiden Joko Widodo terus bergulir. Kritikan tajam juga mulai bermunculan termasuk dari Wakil Koordinator Nasional Gerakan Indonesia Salat Subuh (GIS), Eggi Sudjana.

Menurut Eggi, Indonesia negeri yang kaya raya, ada emas, rempah-rempah, minyak, sawit dan semua sumber alam lain yang melimpah, yang tidak dimiliki negara lain. Tapi kenyataannya, rakyat Indonesia semakin miskin.

Sejak zaman dulu, hasil alam Indonesia diincar asing, mulai Belanda hingga Jepang. Dulu rempah-rempah Indonesia diangkut ke negeri orang, sekarang juga sama. Tambang emas bukannya membuat Indonesia kaya, tapi menyejahterakan Amerika.

''Sumber daya alam Indonesia dikuasi oleh asing. Saat ini rakyat tidak bisa merasakan kekayaan alam seperti emas lantaran dibagikan kepada Amerika Serikat.Tapi kenapa kita mendapatkan (emas) 10 persen, kan perintah UU untuk rakyat Indonesia bukan rakyat Amerika. Dengan kondisi seperti ini siapa yang membuat miskin, Allah atau presiden?'' ujarnya saat memberi tausiah setelah mengikuti GIS berjemaah di Masjid Dzarratul Muthmainnah, Tangerang Selatan, Minggu (15/4/2018).

''Kenapa kiai-kiai kalau miskin terima saja, takdir, masih kita begitu menyalahkan Allah membuat kita miskin, bukan begitu. Padahal kita dikasih minyak, emas, gas dan kelapa sawit, kaya raya Indonesia, dulu rempah-rempah kita diperebutkan. Jadi siapa yang membuat kita miskin? presiden atau Allah?" kata ujarnya.

Menurut Eggi, dengan kondisi seperti yang ia sebutkan itu, jangan sampai salah pilih seorang pemimpin. Kemudian, dia menyinggung gerakan #2019GantiPresiden."Nah kalau presiden buat kita miskin jangan pilih presiden yang nggak bener. Maka ada gerakan 2019 ganti presiden, kalau tidak membuat rakyat sejahtera," ucap Eggi.

Eggi juga menyinggung presiden Jokowi dalam gerakan 2019 ganti presiden yang ramai di media sosial. Dia tidak sepakat dengan Jokowi yang bicara kaus tidak bisa mengganti presiden."Sampai Jokowi bicara memang yang bisa ganti presiden kaos, yang bisa ganti presiden rakyat dan Allah. Nggak sadar yang pakai kaos rakyat, kenapa kaos bisa ganti presiden? kalau rakyat pakai kaos bisa nggak," tegas Eggi. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Badminton, PON, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww