Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
14 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton
Berita Khusus Pilgubri 2018

Syamsuar Siap Datangkan Investor Bangun Pabrik Karet di Riau, Jika ...

Syamsuar Siap Datangkan Investor Bangun Pabrik Karet di Riau, Jika ...
Calon gubernur Riau nomor 1, Drs H Syamsuar MSi usai ambil wudhu di air parit.
Minggu, 15 April 2018 17:56 WIB
Penulis: Ira Widana
PELALAWAN - Hampir seluruh perwakilan petani ojol (karet) di Riau mengeluhkan rendahnya harga jual ojol kepada pengepul. Selain Kabupaten Rokan Hilir, harganya bervariasi mulai Rp 4.000 per kilogram sampai Rp 6.500 perkilogram.

Menjawab keluhan petani ojol ini, Calon Gubernur Riau, Syamsuar menyebutkan Pemerintah Provinsi Riau kedepannya harus mampu menarik minat investor membangun sebuah pabrik karet dengan kapasitas tampungan skala besar.

"Kesejahteraan masyarakat ini bagian dari program kerja kami bersama Edy Nasution," kata Syamsuar di Desa Petani, Bunut, Pelalawan, Minggu (15/4/2018).

"Agar harga karet petani di Riau ini bisa meningkat perlu adanya pabrik getah di Riau. Jadi tidak perlu lagi menjual hasil getah ke Medan. Ini akan menjadi PR kami jika menjadi Gubernur Riau," ucap Bupati Siak yang tengah menjalani cuti Kampanye Pilgubri ini.

Syamsuar juga menyebutkan, kawasan industri yang telah tumbuh di Riau ini perlu ditingkatkan peluang investasinya. "Dengan harapan dapat menjadi lapangam pekerjaan bagi anak-anak kita kelak," katanya lagi.

Sebelumnya, beberapa titik kampanye Cagub Riau nomor 1 di Pelalawan, warga mengeluhkan harga ojol yang turun dari Rp 8.000 menjadi Rp 6.000 perkilogram. Sementara kebutuhan hidup semakin mahal.

Demikian juga saat Syamsuar kampanye dialogis di Kampar Kiri Hulu, petani mengeluhkan harga ojol yang semula Rp 6.500 turun menjadi Rp 4.000 perkilogram. Dan petani karet di Peranap menyebutkan juga hal yang sama. ***

wwwwww