Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
20 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
2
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
18 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
3
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
21 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
23 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
19 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Riau

Cabuli Anak di Bawah Umur, Pak Tua di Mandau Masuk Penjara, Ini yang Dilakukannya

Cabuli Anak di Bawah Umur, Pak Tua di Mandau Masuk Penjara, Ini yang Dilakukannya
Pak Tua yang cabuli anak di bawah umur diamankan Tim Opsnal Polsek Mandau.
Selasa, 17 April 2018 15:11 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DURI - Semakin berumur seseorang akan terlihat semakin bijaksana dan dewasa. Seorang laki-laki seharusnya memperlakukan anak perempuan di bawah umur bagaikan anaknya sendiri. Namun hal itu tidak berlaku terhadap JA yang sudah berumur 53 tahun, tega mencabuli anak laki-laki berusia 13 tahun yang masih duduk di bangku SMP.

Kapolres Bengkalis, Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto saat dikonfirmasi GoRiau.com, Selasa (17/4/2018), melalui Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo membenarkan adanya kasus tersebut. Kapolsek Mandau menceritakan kronologis kejadian dan penangkapan. Yang mana JA memang tinggal satu rumah dengan korban.

Awalnya, korban diajak jalan-jalan oleh JA yang sering dipanggil Pak Tua menggunakan sepeda motor ke arah Tegar Ujung, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Kemudian, tiba-tiba kendaraan yang dikendarai JA mendadak mati. Setelah itu JA mengajak korban berteduh di tepi jalan dekat semak-semak. Kemudian JA mengatakan kepada korban bahwa perutnya sakit. JA meminta korban untuk mengurut perutnya yang sakit," kata Kompol Ricky.

Usai mengurut perut Pak Tua, dikatakan Kapolsek Mandau, Pak Tua meminta kepada korban untuk buang air kecil di mulut Pak Tua dan diiming-imingi akan dikasih uang Rp50.000. Setelah korban kencing di mulut korban, lantas kemaluan korban dihisap oleh Pak Tua.

"Kemaluan korban dihisap sebanyak dua kali. Setelah itu korban pun disuruh pulang oleh Pak Tua dan uang Rp50 ribunyang sudah diberikan kepada korban diambil lagi oleh tersangka (JA). Sesampainya di rumah, korban langsung menceritakan kejadian tersebutkepada orangtuanya," ujar Kompol Ricky.

Kapolsek juga mengatakan, pada Hari Minggu (15/4/2018) sekira pukul 21.30 WIB, Tim Opsnal Polsek Mandau berhasil mengamankan JA di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau.

"Saat ditangkap, Pak Tua tidak melakukan perlawanan dan bersikap kooperatif. Saat ini Pak Tua mendekam di penjara Mapolsek Mandau. Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," jelas Kompol Ricky. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww