Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
22 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
2
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
21 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
3
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
23 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
4
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
21 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
5
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
6
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
21 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Home  /  Berita  /  Voli

Surat Gubernur Aceh Kepada Bupati Terkait Mutasi Pejabat Beredar di Medsos

Surat Gubernur Aceh Kepada Bupati Terkait Mutasi Pejabat Beredar di Medsos
Selasa, 17 April 2018 17:58 WIB
Penulis: Jupri
KUTACANE - Aksi mutasi atau pelantikan yang telah dilakukan Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinem sejak dilantik mendapat teguran secara tersurat dari Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Gubernur Aceh Irwandi secara resmi telah menyurati Bupati Agara Raidin Pinem.

Surat Gubernur Aceh itu pun kini mulai beredar di media sosial (medsos) dan telah menjadi perbincangan warganet.

Informasi yang dihimpun GoAceh, dalam surat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf nomor: 800/005.A/2018 perihal mutasi pejabat struktural dilingkungan Pemkab Agara yang ditujukan kepada Bupati Agara Raidin.

Surat itu berkaitan dengan surat yang sebelumnya telah dilayangkan ketua DPRK Aceh Tenggara ke Gubernur Aceh nomor : 325/DPRK-AGR/XII/2017 tanggal 21 Desember 2017 lalu perihal permintaan penjelasan tentang mutasi yang dilakukan dijajaran Pemkab Agara.

Dalam hal itu ketua DPRK Irwandi Desky mempertanyakan permasalahan mutasi pejabat struktural oleh Bupati Agara sudah sebanyak 7 kali tanpa ada persetujuan dari Menteri Dalam Negeri RI.

Dalam surat tersebut, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyatakan, seharusnya pelantikan/ mutasi yang dilakukan Bupati Agara ada meminta persetujuan dari Mendagri. Sebab masa jabatannya kurang dari 6 bulan sejak dilantik. Hal itu sesuai dengan UU nomor 10 tahun 2016 pada pasal 162 ayat (3).

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf juga meminta agar Bupati Agara Raidin meninjau kembali keputusan mutasi jabatan dan disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan serta berkonsultasi dengan KASN dan meminta persetujuan Mendagri terhadap mutasi / rotasi jabatan agar tidak ada terjadi permasalahan dikemudian hari.

Salah satu anggota DPRK Agara dari partai Nasdem M. Sopian Desky dihubungi GoAceh, Selasa (17/4/2018) via selulernya menyatakan, informasi akan surat Gubernur Aceh terkait mutasi pejabat di Aceh Tenggara beberapa waktu lalu itu benar ada, tetapi saat ini saya sedang berada di kota Medan. "Insya Allah besok akan saya jelaskan permasalahan tersebut," ujar Sopian singkat. ***

Kategori:Voli, Aceh
wwwwww