Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Ungkapan Empati Tertulis Sihar Sitorus tentang Kehidupan Nelayan Pantai Labu

Ungkapan Empati Tertulis Sihar Sitorus tentang Kehidupan Nelayan Pantai Labu
Selasa, 17 April 2018 07:58 WIB
Penulis: rel
LUBUKPAKAM - Kunjungan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sihar Sitorus di Pantai Labu, Deliserdang ia ungkapkan melalui tulisan status akun Instagram milknya https://www.instagram.com/p/BhoA3GjlZQO/ 
 

Di akun Instagram tersebut Cawagub Sumut nomor urut dua tersebut menuliskan empati terhadap kehidupan nelayan di sana. Dengan judul tulisan "MENENGOK KERASNYA KEHIDUPAN NELAYAN PANTAI LABU..", Sihar mengungkapkan rasa prihatin yang cukup mendalam. 
 
Dalam alinea pertama, Sihar mengungkapkan "Saya menyinggahi kawasan Pantai Labu dan menyapa nelayan yang baru saja pulang melaut. Sesampainya di sana, beberapa nelayan tampak menepikan kapalnya ke laut. Beberapa orang anak kecil sibuk membantu nelayan melepaskan ikan hasil tangkapan mereka. Meskipun hasil tangkapan tak banyak, wajah mereka tetap semringah. Belajar bersyukur atas rezeki di laut hari ini,"
 
Sihar juga mengulas sedikit tentang kehidupan masyarakat di sana, khususnya kehidupan anak anak yang dilihatnya ikut bekerja membantu orangtuanya dengan berbagai aktivitas nelayan. Hal itu dituliskannya dalam alinea kedua: "Anak sekecil itu harus ikut membantu orangtuanya. Padahal mungkin mereka bisa lebih banyak menghabiskan waktu dengan belajar dan bermain. Tapi ini soal hidup yang tidak sesuai harapan. Perekonomian masyarakat pesisir yang harus tetap diangkat derajatnya".
 
Sihar menambahkan pada paragraf ketiga: "Agar nanti nelayannya harus bisa berpikir tenang ketika melaut. Alat tangkap tersedia, peluang jual juga bertambah. Istrinya bisa jadi ibu rumahtangga sambil menjalankan bisnis sampingan sambil menunggu suami pulang. Mereka harus dilatih dan diberdayakan. Si anak jangan dipikirkan sekolahnya. Karena sudah menjadi tanggungjawab pemerintah untuk menyiapkan biaya sekolah mereka. GRATIS DAN BERKUALITAS. Kartu Sumut Pintar dan Sumut Sehat..
Nelayan harus bahagia dan sejahtera." 

Editor:wen
Kategori:Sumatera Utara, Metropolitan
wwwwww