Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

DPRD Medan Soroti Kinerja Kadis Pariwisata

DPRD Medan Soroti Kinerja Kadis Pariwisata
Rabu, 18 April 2018 09:39 WIB

MEDAN - Kinerja Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kota Medan, Agus Suryono dinilai tidak memiliki inovasi untuk menggerakkan geliat pariwisata.

Sejumlah program Dinas Pariwisata yang sudah terlaksana pun dinilai kurang bermanfaat.

Seperti program Sapta Pesona. Anggota DPRD Kota Medan, Beston Sinaga mengungkapkan program itu dinilai tidak bermanfaat karena tidak terbukti mampu menggerakkan sadar wisata dan meningkatkan geliat wisata.

“Harusnya kegiatan itu dihapuskan saja. Tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan,” protes Beston saat rapat rapat Panitia Khusus (Pansus) pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban LKPj Walikota Medan akhir Tahun anggaran 2017 di ruang Banggar, lantai II gedung DPRD Kota Medan.

Anggota Pansus LKPj lainnya, Paul Mei Anton Simanjuntak, menilai Kadis Pariwisata Kota Medan tidak mampu menciptakan geliat wisata di Kota Medan. Seharusnya, Kadis memiliki terobosan peningkatan dunia wisata di Kota Medan.

“Kadis tidak memiliki inovasi mendatangkan wisatawan ke kota Medan,” ungkapnya.

Masih menyoal pertumbuhan pariwisata di Kota Medan, anggota Pansus LKPj lainnya, Anton Panggabean menilai tidak ada peningkatan wisata yang signifikan di Kota Medan. Seharusnya terdapat tampilan baru dan menarik sekaligus perawatan. Kota Medan sebagai ujung tombak di Sumut harus mampu mendongkrak sektor wisata sekaligus peningkatan PAD.

“Kenapa tidak ditata. Geliat wisata yang menghasilkan PAD hanya dinikmati oknum tertentu. Sementara yang kecilnya saja sampai ke pemerintah,” paparnya.

Editor:wen
Kategori:Sumatera Utara, Voli
wwwwww