Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Yusril Sebut PPP yang Khittah ke PBB, Karena Tak Mau Dukung Jokowi

Yusril Sebut PPP yang Khittah ke PBB, Karena Tak Mau Dukung Jokowi
Yusril Ihza Mahendra usai sidang PTUN melawan KPU. (Istimewa)
Rabu, 18 April 2018 18:00 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menengarai keputusan sejumlah elit politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari dua kubu berbeda hengkang lantaran tidak puas dengan kebijakan mendukung Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Yusril usai mendampingi tersangka kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Liquiditas Bank Indonesia (BLBI), Syafruddin Arsyad Tumenggung (SAT) dalam penandatanganan sejumlah berkas. 

"Ya, dari dua kubu pokoknya yang sama-sama tidak puas dengan kebijakan-kebijakan yang ditempuh oleh partai. Kalau dulu itu tidak setuju dengan dukung Ahok ya, kalau sekarang ini tidak setuju karena barangkali mau dukung Jokowi gitu," ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/4)

Yusril menambahkan, pihaknya menyambut bergabungnya para elit PPP baik dari kubu Djan Faridz maupun Romahurmuziy dengan tangan terbuka. 

"Kami welcome aja dan ini di daerah-daerah sudah banyak sekali yang bergabung, terutama di Aceh misalnya ada Abu Yus yang sangat terkenal, dan Ketua DPR Aceh juga sudah, dulunya PPP, sekarang bergabung juga ke PBB. Itu betul terjadi," bebernya. 

PPP Khitah menganggap kubu Romahurmuziy maupun Djan Faridz sudah melenceng dari khitah perjuangan partai.

Selain itu PPP Khitah mengemukakan alasan mereka pindah ke partai yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra itu karena PBB masih konsisten berjuang membela umat Islam. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:rmol.co
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww