Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

BPK Kunjungi Rencana Lokasi Pembangunan KEK Mentawai

BPK Kunjungi Rencana Lokasi Pembangunan KEK Mentawai
ilustrasi
Rabu, 18 April 2018 18:02 WIB
MENTAWAI - Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) mengunjungi Kepulauan Mentawai, Rabu (18/4/2018) dalam rangka supervisi perencanaan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Siberut Barat Daya.

Kunjungan singkat tersebut merupakan kedatangan perdana bagi tim Anggota V BKP RI di Kepulauan Mentawai. "Kedatangan kami di sini (Mentawai) merupakan supervisi melihat lokasi perencanaan pembangunan KEK ini," kata Isma Yatun, anggota V BPK RI kepada GoSumbar.com, Rabu (18/4/2018).

Ia berkeinginan Kepulauan Mentawai semakin maju lagi, baik segi sumber daya manusia (SDM) maupun pembangunan infrastruktur. Menurutnya, dengan adanya kedua itu akan membangkitkan geliat ekonomi masyarakat Mentawai.

"Kenapa kita berkeinginan adanya peningkatan SDM dan infrastruktur, karena setiap kabupaten di kepulauan pasti tidak semua pembangunannya selalu maju, pasti masih ada ketertinggalan dalam pembinaan manusianya," kata Isma.

Selain itu, ia berharap dengan adanya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata di Siberut Selatan akan menunjang perkembangan SDM bidang pariwisata, dimana Kepulauan Mentawai merupakan salah satu tempat wisata yaitu surfing.

"Kita berharap ke depan Mentawai akan menjadi nomor satu pengunjung wisata surfing yang mendunia. Dengan adanya kegiatan ini tentu akan meningkatkan perekonomian masyarakat di sini," ungkapnya.

KEK diharapkannya akan membuka keterbatasan daerah Mentawai dari keterbatasan dan ketertinggalan. "Seperti yang kita lihat, jalan sudah ada dan dermaga juga sudah, walaupun masih belum siap. Ini nantinya menjadi awal pembangunan KEK di sini," terangnya.

Ia dan pihak BPK RI sangat mendukung pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kepulauan Mentawai, asalkan anggaran pembangunannya tetap terarah dan sesuai dengan jalur.

Ia juga menyatakan, pembangunan KEK akan mengalahkan daerah luar, seperti Hawai.

Pembangunan KEK di Mentawai dengan luas kurang lebih 2.639 hektar berada di tanah masyarakat yang dihibahkan dan pemilik mendapatkan kompensasi. Di lokasi itu akan dibangun hotel, mall, bandara, sarana olahraga, pelabuhan dan bandar udara internasional, sekolah, rumah sakit, termasuk kawasan industri.(ss)

Editor:Arie RF
Kategori:Sumatera Barat, PON, Badminton
wwwwww