Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
MPR RI
20 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
2
Simpati Indonesia Untuk Para Korban Ledakan Lebanon
DPR RI
20 jam yang lalu
Simpati Indonesia Untuk Para Korban Ledakan Lebanon
3
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
MPR RI
20 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
4
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
DPD RI
20 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
5
Kawal RUU Ciptakerja, Ketua DPD Minta Senator Fokus di Kepentingan Daerah
DPD RI
20 jam yang lalu
Kawal RUU Ciptakerja, Ketua DPD Minta Senator Fokus di Kepentingan Daerah
6
Sultan Najamudin Keluhkan Kinerja Menteri Perdagangan
GoNews Group
17 jam yang lalu
Sultan Najamudin Keluhkan Kinerja Menteri Perdagangan
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Pelti Sumut Gelar Musda Jelang PON 2020

Pelti Sumut Gelar Musda Jelang PON 2020
Minggu, 29 April 2018 07:30 WIB
Penulis: wen
MEDAN - Persatuan Lawn Tennis Indonesia (Pelti) Sumut menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk membicarakan tentang tantangan atlet tenis harus mengikuti PON 2020 di Papua.

"Dengan musda ini kita berharap Pelti bisa berkontribusi. Memang selama ini kita lihat Pelti mati suri dan tidak ada kontribusinya. Mudah-mudahan dengan Musda ini, Pelti bisa berkontribusi di PON baik pada tahun 2020 dan pada tahun 2024,"kata Wakil Ketua Umum I KONI Sumut Agung Sunarno, Minggu (29/4/2018).

Ia mengaku, dengan adanya ini (Musda) KONI Sumut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pelti Sumut ini. "Mudah-mudahan akan ada atlet tenis yang baik dan berprestasi,"ujarnya.

Ia menyatakan jangan sampai Pelti Sumut tidak lolos dalam mengikuti PON di Papua yang diadakan pada 2020 mendatang.

Bukan itu saja, katanya, pada 2024 Aceh dan Sumut menjadi tuan rumah PON. "Ini yang saya khawatir. Jangan sampai kita hanya sebagai tukang cuci piring sementara yang lainnya berpesta. Maka dari itu, manfaatkan dan mulai dari sekarang kita benahi apa yang kurang,"katanya.

Diakui Agung, dua tahun dan enam tahun yang akan datang merupakan momen terbaik bagi Pelti Sumut untuk unjuk gigi. "Kalau organisasinya sehat, saya yakin dan percaya pasti akan menimbulkan atlet-atlet yang berprestasi,"katanya.

Ia mengaku, siapapun yang terpilih menjadi Ketua Pelti Sumut nantinya ia berharap dengan adanya PB, KONI Sumut dan para peserta meskipun belum semua perwakilan hadir di Musda ini, harus membenahi organisasi.

Sehingga nantinya, Pelti Sumut bisa memiliki atlet yang berprestasi.

Sementara itu, Ketua Pelti Sumut Indra Alamsyah mengatakan dengan Musda ini semoga organisasi yang sudah lama mati suri bisa hidup dan berkontribusi pada PON 2020 di Papua.

"Kita berharap dengan musda ini, Sumut khususnya atlet tenis bisa masuk ke babak utama,"ujar Indra.

Dua tahun ke depan, sambungnya, mengharuskan Pelti Sumut bekerja keras untuk bisa ikut serta nantinya.

Ia mengaku, memang Pelti Sumut sempat mati suri karena ada kesibukan lain. Namun, hal itu tidak akan terjadi lagi.

"Kita akan bangkit untuk turut serta dalam PON 2020 di Papua. Apalagi pada 2024 nanti, kita dengan Aceh menjadi tuan rumah PON. Makanya ini waktu kita untuk bangkit,"katanya.

Mengenai berapa jumlah atlet tenis yang dimiliki Pelti Sumut, Indra Alamsyah mengaku banyak dan akan lebih banyak karena batasan usia sudah tidak dicantumkan sebagai persyaratan dalam mengikuti pon dua tahun ke depan.

"Sekarang, kita akan tingkatkan pembinaan kepada para atlet tenis agar bisa memiliki atlet yang berkualitas dan membawa nama harum Sumut khususnya Pelti,"ujarnya.***

Editor:Wen
Kategori:Sumatera Utara, Olahraga

wwwwww