Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
3 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
2 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
2 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Pieter Huistra Tegaskan PSS Siap Berjuang untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Sepakbola
3 jam yang lalu
Pieter Huistra Tegaskan PSS Siap Berjuang untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Home  /  Berita  /  Riau

Aksi Solidaritas Tragedi Mako Brimob, Ratusan Warga Meranti Bubuhkan Tandatangan

Aksi Solidaritas Tragedi Mako Brimob, Ratusan Warga Meranti Bubuhkan Tandatangan
Camat Tebingtinggi Rizki Hidayat saat membubuhkan tandatangan di spanduk aksi solidaritas Tragedi Mako Brimob
Minggu, 13 Mei 2018 09:30 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Ratusan masyarakat Tebingtinggi Kepulauan Meranti membubuhkan tandatangan di spanduk, sebagai aksi solidaritas tragedi Mako Brimob. Penandatanganan itu bentuk tidak takut, lawan, dan basmi aksi terrorisme.

dilaksanakan bersama polisi di Taman Cikpuan Selatpanjang, Minggu (13/5/2018).

Pantauan GoRiau, hadir saat itu Waka Polres Kepulauan Meranti, Kompol Afrizal Asri dan personil lainnya, Camat Tebingtinggi Rizki Hidayat, serta masyarakat Tebingtinggi.

Kata Kompol Afrizal, aksi solidaritas ini terkait dengan gugurnya 6 polisi saat tragedi di Rutan Cabang Salemba Depok atau Mako Brimob. Bentrokan yang melibatkan Polisi dan Napi Terorisme (Napiter) ini telah menjadi berita nasional bahkan tingkat dunia.

"Terorisme sangat membahayakan bagi masyarakat, mau skala kecil atau pun internasional. Ini sudah menjadi perhatian dunia," kata Afrizal.

Disampaikannya lagi, Indonesia sebelumnya sudah dinilai terbaik dalam menangani terorisme. Untuk itu, terhadap aksi teror ini merupakan tanggungjawab bersama. Masyarakat diajak sama-sama memberantas terorisme.

"Hari ini terjadi kepada kami (polisi, red), tak menutup kemungkinan besok bisa saja terjadi kepada kita semua. Dengan ini mari nyatakan kita tidak takut, lawan, dan basmi terorisme," ajak Afrizal.

Dipesankan Afrizal, kalau ada gerak-gerik warga yang mencurigai, ada yang datang namun tertutup, perlu dicurigai. Kemudian lapor kepada polisi tetdekat.

"Kita harap ini jangan terjadi lagi, khususnya di daerah kita Kepualauan Meranti," ujar Afrizal.

Pesan sama juga disampaikan Camat Rizki Hidayat.

Rizki mengajak semua masyarakat Kota Sagu untuk ikut serta menjaga Kabupaten Kepulauan Meranti. Kalau ada hal-hal yang dianggap bisa merusak keamanan, harus cepat dilapor ke pihak berwajib.

"Kalau ada orang asing yang mencurigakan, jangan dibiarkan, lapor ke polisi. Sama-sama kita menjaga kabupaten ini," pesan Rizki. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww