Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
15 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
9 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Pendukung Eramas Diturunkan dari Panggung

Pendukung Eramas Diturunkan dari Panggung
Para simpatisan dan pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah pada acara debat publik kedua yang digelar KPU Sumut di Hotel Adi Mulya.
Minggu, 13 Mei 2018 09:42 WIB
Penulis: Rel
MEDAN - Pihak pelaksana kegiatan debat publik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) menurunkan salah satu simpatisan pasangan nomor urut satu yang naik ke atas panggung sebelum acara debat selesai.

Belum diketahui pasti siapa simpatisan yang diturunkan namun sejumlah kru Metro Tv selaku perusahaan media yang menayangkan siaran langsung tersebut terlihat meminta lelaki tersebut turun.

 

Tindakan tidak sportif tersebut dilakukan pendukung Eramas saat debat publik memasuki sesi break. Awalnya pihak kru Metro Tv terdengar memanggil koordinator masing masing simpatisan.

Namun saat dipanggil, salah seorang simpatisan dari kelompok Eramas naik ke panggung dan mengajak pendukung lainnya untuk meneriakkan yel-yel.

 

Namun meskipun demikian pasangan pendukung Djoss tetap menahan diri dan mengikuti aturan main pelaksanaan debat. Salah satu koordinator relawan Djoss, Timbul Limbong mengatakan bahwa pihaknya tidak terpengaruh untuk ikut melanggar aturan. Mereka mengikuti koordinator mereka selalu pimpinan mereka.

"Karena kami adalah gambaran dari pemimpin kami. Jadi kalau kami santun maka itu menunjukkan pemimpin kami santun," katanya.***

Editor:Wen
Kategori:Sumatera Utara, Metropolitan, Olympic, PON
wwwwww