Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
19 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
13 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
16 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
14 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
12 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  Riau

PLN Kucurkan Rp45 Miliar, Akhirnya 24 Desa di Riau Bisa Nikmati Listrik 24 Jam

PLN Kucurkan Rp45 Miliar, Akhirnya 24 Desa di Riau Bisa Nikmati Listrik 24 Jam
Selasa, 15 Mei 2018 23:14 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN-PLN mengucurkan dana sebesar Rp45 miliar untuk menghidupkan aliran listrik di 24 lokasi atau desa yang tersebar di seluruh desa di Provinsi Riau.

Tanda resminya penyalaan listrik desa tersebut dilakukan di Desa Teluk Tuasan, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Selasa (15/5/2018).

Peresmian penyalaan listrik desa ini dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi bersama General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepri, M Irwansyah Putra.

Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi menjelaskan bahwa sebelumnya, masyarakat di 24 desa hanya bisa menikmati listrik selama 12 jam, dengan biaya mencapai Rp750 ribu setiap bulannya.

"Tetapi setelah listrik dikelola PLN dengan 24 jam nyala biayanya lebih murah rata-rata Rp250 ribu," jelasnya.

Sementara itu, General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepri, M Irwansyah Putra menuturkan dengan tambahan 24 desa itu, hingga Mei 2018. PLN telah melistriki 1.672 desa dari 1.835 desa yang ada di Provinsi Riau yang serta merta menjadikan rasio desa berlistrik menjadi 91,1 persen.

Irwansyah mengakui banyak tantangan yang dihadapi PLN dalam upayanya melistrik desa-desa di Riau, seperti yang terjadi di Inhil dan Kepulauan Meranti.

Hampir semua sisa desa yang belum berlistrik, dikayakannya terkendala pada pengiriman peralatan listrik karena harus melalui sungai dan anak sungai.

"Bahkan untuk sampai ke jalan-jalan desa petugas hurus gotong royong dengan warga memikul tiang-tiang listrik serta material listrik utama, hal ini dikarenakan akses jalan untuk dilewati kendaraan pengangkut material distribusi utama tidak memadai," tukas Irwansyah.(ayu)

Kategori:PON, Riau
wwwwww