Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Zulkifli Hasan: Lawan Teroris dengan Saling Menguatkan, Bukan Saling Menyalahkan

Zulkifli Hasan: Lawan Teroris dengan Saling Menguatkan, Bukan Saling Menyalahkan
Selasa, 15 Mei 2018 16:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pasca serangan teroris beberapa hari lalu, lini masa media sosial diramaikan dengan silang sengketa mengenai penyebab terjadinya terorisme dan Revisi UU Terorisme.

Bagi Zulkifli Hasan, Teroris justru seharusnya dilawan dengan saling menguatkan sesama anak bangsa.

"Kalau kita saling menyalahkan, saling sindir dan terpecah itu justru tujuan teroris. Yang harus dilakukan hari ini adalah saling mendoakan juga menguatkan antar kita," Kata Zulkifli Hasan, Selasa (15/8).

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini, dengan saling menguatkan maka rakyat Indonesia menunjukkan solid dan tegas menolak terorisme.

"Kita sampaikan pesan pada teroris itu bahwa Bangsa Indonesia bersatu dan tak bisa diadu adu. Perbedaan -bagi bangsa Indonesia- adalah kekuatan," tegasnya.

Zulkifli Hasan berharap, momentum memasuki Bulan Ramadhan mempersatukan bangsa Indonesia menjelang tahun politik.

"Menyambut tahun politik di bulan ramadhan tetaplah kita jaga persatuan. Pilihan boleh beda, merah putih kita sama," tutupnya.***

wwwwww