Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
11 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
11 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
6 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
6 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
5 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
5 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Riau
Personil Ditlantas Polda Riau Gugur saat Penyerangan Terduga Teroris di Mapolda Riau

Dikenal Taat Beribadah dan Sering Menjadi Imam Masjid, Almarhum Ipda Auzar Dimakamkan Sore ini di TPU BPG Kulim Pekanbaru

Dikenal Taat Beribadah dan Sering Menjadi Imam Masjid, Almarhum Ipda Auzar Dimakamkan Sore ini di TPU BPG Kulim Pekanbaru
Jenazah Almarhum Ipda H Auzar usai disalatkan (foto: barkah/goriau.com)
Rabu, 16 Mei 2018 13:31 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Kabar duka datang dari Mapolda Riau, khususnya dari Direktorat Lalulintas Polda Riau setelah salah satu anggotanya, Ipda H Auzar menjadi korban dan gugur dalam tugasnya saat penyerangan yang dilakukan terduga teroris, Rabu (16/5/2018) pagi tadi.

Dimata sanak saudaranya, almarhum dikenal alim dan taat melaksanakan salat lima waktu serta menjadi imam. Tidak hanya di tempatnya berdinas, Ia juga selalu menjadi imam salat saat pulang ke kampung halamannya di Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

"Orangnya baik, sering jadi imam salat di sini (Pekanbaru) dan juga kalau pulang kampung juga sering jadi imam salat," kata salah seorang keponakan almarhum yang sempat di temui GoRiau.com di Masjid Muthmainnah Polda Riau.

Sementara itu, menantu almarhum mengungkapkan, sebelum terjadinya insiden penyerangan di Mapolda Riau yang mengakibatkan gugurnya almarhum, Ia sempat mendapat firasat kurang baik.

"Beberapa hari lalu saya sempat bermimpi. Kalau kata orang tua dulu tanda mau kemalangan," singkatnya yang mulai meneteskan air mata mengenang almarhum.

Hal senada juga diungkapkan sejumlah jamaah Masjid Muthmainnah Polda Riau, sebab almarhum juga selalu menunaikan kewajibannya salat lima waktu di masjid yang berada tidak jauh dari Mapold Riau ini.

"Beliau orang yang taat, saat salat ashar di masjid kita ini, selalu mengisi saf pertama," tutur salah seorang pengurus masjid jelang mensalatkan almarhum.

Menurut informasi dari pihak keluarga, almarhum direncanakan akan dimakamkan sore ini di Taman Pemakaman Umum (TPU) Simpang BPG, Jalan Sail, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww