Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
10 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
9 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
4 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
4 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
4 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
4 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Riau

Isu Penyerangan Polsek Tampan Hoax, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Isu Penyerangan Polsek Tampan Hoax, Ini yang Sebenarnya Terjadi
Polsek Tampan perketat keamanan. (Istimewa)
Rabu, 16 Mei 2018 13:38 WIB
PEKANBARU - Pascapenyerangan Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) pagi, muncul informasi di media sosial jika terjadi juga serangan di Polsek Tampan, Pekanbaru.

Informasi dipastikan hoax atau bohong.

Dikutip dari Tribunpekanbaru.com, pengamanan Mapolsek Tampan memang dijaga ketat.

Namun tidak ada penyerangan terhadap Mapolsek Tampan itu. Empat titik masuk menuju kantor itu dijaga aparat dan akses masuk utama dihalangi dengan mobil patroli polisi.

Namun, cara itu dipastikan hanya langkah antisipatif.

Menurut AKP Rudi Nababan SH MH Wakapolsek Tampan, pagi tadi pihaknya memang memberlakukan pemeriksaan ketat kepada masyarakat yang akan mengajukan pelayanan di Polsek Tampan.

"Tadi memang ada orang buat surat kehilangan yang kami periksa dulu sebelum masuk kantor. Tapi sejauh ini kondisi aman dan terkendali," paparnya.

Karena itu, kabar bahwa Mapolsek Tampan diserang dipastikan Rudi hoax.

Dijelaskan dia, sejauh ini semua personel disiagakan di Mapolsek sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Dia juga memastikan, tidak ada personel tambahan dari Polda atau Brimob di Polsek Tampan.

"Yang jelas semua pengunjung dicek. Semua usia mulai dari anak-anak,orangtua diperiksa dulu," paparnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:tribunpekanbaru
Kategori:PON, Olympic, Beladiri, Riau
wwwwww