Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
21 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
22 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Riau

Serangan Terduga Teroris di Mapolda Riau, Orang Tua Cemas dan Suruh Anaknya yang Kuliah di Pekanbaru Pulang ke Duri

Serangan Terduga Teroris di Mapolda Riau, Orang Tua Cemas dan Suruh Anaknya yang Kuliah di Pekanbaru Pulang ke Duri
Kondisi di Mapolda Riau pasca serangan diduga teroris pagi tadi.
Rabu, 16 Mei 2018 14:03 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Peristiwa serangan yang terjadi di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) pagi sekitar pukul 09.00 WIB membuat para orang tua khawatir dengan keselamatan anaknya yang tengah kuliah di Pekanbaru.

"Malang nan ka tibo ndak tau. Anak-anak yang kuliah di Pakanbaru, ba suruah pulang ka Duri," kata Rizal kepada GoRiau.com dengan logat minang sebelum melaksanakan salat zuhur Masjid Arafah.

Diceritakan Rizal, jaringan diduga teroris yang melakukan serangan di Mapolda Riau tidak mungkin tinggal diam atas kematian beberala orang rekannya. Dan pastinya kondisi wilayah Pekanbaru saat ini sangat tidak aman.

"Makanya kami suruh anak-anak pulang ke Duri. Pekanbaru sekarang kondisinya tak aman. Mapolda aja bisa diserang seperti itu, apalagi tempat umum," sebut Rizal lagi.

Selanjutnya, Martati pedagang minuman di Pasar Duri juga mengaku berkali-kali menelpon anaknya yang kuliah di UIR Pekanbaru. Dengan maksud memastikan agar anaknya jauh-jauh dari kantor Polisi dan tempat keramaian lainnya.

"Ke mall pun ga saya bolehkan. Kondisi Riau lagi ga aman, udah banyak di berita TV sejak tadi pagi. Bahkan ada polisi yang meninggal katanya, ada juga yang luka bacok. Pelaku nekat, tinggal kita bagaimana menjaga diri sendiri lagi," sebut Martati.***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww