Gagasan Tim Pengendali Inflasi Daerah

Kedai Kita Hadir di Medan

Kedai Kita Hadir di Medan
Walikota Medan Dzulmi Eldin saat melaunching Kedai Kita di Pusat Pasar Medan, Kamis (17/5/2018)
Kamis, 17 Mei 2018 16:48 WIB
Penulis: Aldi Aulia
MEDAN - Walikota Medan Drs. H.T Dzulmi Eldin S MSi mengapresiasi dibukanya Kedai Kita di kawasan Pusat Pasar. Kehadiran Kedai Kita diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan di Kota Medan terutama pada bulan suci Ramadhan.

Kedai Kita merupakan gagasan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan, Perusahaan Daerah (PD) Pasar, Perum Bulog serta Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Utara.

“Saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik hadirnya Kedai Kita di Kota Medan, khususnya kawasan Pusat Pasar,” kata Dzulmi Eldin ketika melaunching Kedai Kita yang mengusung motto Acuan Berbelanja Untuk Stabilitas Harga Pangan, Kamis (17/5/2018).

Selain Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cabang Sumut Arief Budi Santoso, saat launching juga hadir Kepala Bulog Sub Divisi Regional Medan Mara Kamin Siregar, Asisten Ekbang Pemko Medan Qamarul Fattah, Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan Muslim Harahap.

Menurut Eldin, memasuki bulan suci Ramadhan harga bahan kebutuhan pokok biasanya merangkak naik. "Semoga kehadiran Kedai Kita dapat membantu masyarakat mendapatkan harga pangan yang terjangkau,” kata Eldin.

Selain di Pusat Pasar, Eldin berharap Kedai Kita juga hadir di sejumlah pasar lainnya yang ada di Kota Medan. Dengan demikian masyarakat tidak harus jauh-jauh datang ke Pusat Pasar untuk berbelanja berbagai kebutuhan pokok.

"Kedai Kita bukan untuk menyaingi pedagang sembako, terutama yang berjualan di Pusat Pasar. Tapi memberikan kepastian harga bagi masyarakat dan pedagang mengenai harga komoditas yang sebenarnya sehingga masyarakat dapat memproleh harga yang lebih terjangkau,” kata mantan Wakil Walikota Medan itu.

Eldin juga mengajak masyarakat untuk berbelanja di Kedai Kita.  Pasalnya, kata dia, harga bahan kebutuhan pokok yang dijual di Kedai Kita tidak akan pernah naik karena tujuan kehadirannya untuk stabilisasi harga produk pangan.

Amatan wartawan di Kedai Kita, harga bahan kebutuhan pokok yang ditawarkan relatif murah. Gula pasir kemasan dijual Rp12 ribu per kilogram (Kg), minyak goreng kemasan Rp11 ribu - Rp12.500 per liter, tepung terigu Rp8.200 per Kg, beras ukuran 5 Kg Rp46.350 - Rp52.500 per goni plastik kecil serta daging beku Rp80 ribu per Kg.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cabang Sumut Arief Budi Santoso mengatakan, kehadiran Kedai Kita di kawasan Pusat Pasar berdasarkan hasil survei harga yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Oleh karenanya Kedai Kita masih fokus beroperasi di Kota Medan dan belum berpikir membuka di luar Kota Medan.

Apalagi, jelas Arief, 82 persen inflasi yang terjadi di Sumatera terjadi di Kota Medan. Untuk menyikapi hal itu serta dukungan penuh TPID Kota Medan dan Walikota, akhirnya disepakati diluncurkan Kedai Kita. 

 “Program Kedai Kita ini bukan hanya karena bulan puasa, sebab tujuan pendirian Kedai Kita untuk menjaga kestabilan harga di Kota Medan. Jadi kehadiran Kedai Kita akan berlangsung seterusnya, tidak tertutup kemungkinan kita akan membuka di sejumlah pasar tradisionil lainnya di Kota Medan,” terang Arif Budi Santoso.

Editor:ZA Marbun
Kategori:Pemerintahan, Ekonomi, Umum
wwwwww