Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
8 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
12 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
6 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Riau

Dilahap Si Jago Merah, Rumah Warga Selat Akar Rata dengan Tanah, Kerugian Capai Rp120 Juta

Dilahap Si Jago Merah, Rumah Warga Selat Akar Rata dengan Tanah, Kerugian Capai Rp120 Juta
Ilustrasi - net
Jum'at, 18 Mei 2018 14:23 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Kebakaran rumah terjadi di Desa Selat Akar, Tasikputri Puyu, Kepulauan Meranti, Riau, Senin (14/5/2018) dinihari. Satu unit bangunan yang terbuat dari papan milik Lae (48) rata dengan tanah.

Kebakaran itu terjadi dinihari sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Ahmad Yani Desa Selat Akar. Rumah papan berukuran 6 x 6 meter itu pun tak bisa disemamatkan.

Kebakaran pertama kali terlihat oleh Agustinus. Saat itu, terlihat si jago merah mulai membakar rumah Lae, bagian tengah. Agustinus memanggil Ketua RW setempat, Ateng, dan masyarakat untuk membantu memadamkan api.

Upaya masyarakat setempat tak membuahkan hasil maksimal. Rumah Lae ludes terbakar dan mengalami kerugian sekitar Rp120 juta.

Kapolrea Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH melalui Kapolsek Merbau Iptu Roemin membenarkan kejarian itu.

Kata Roemin, api diduga berasal dari lampu teplok yang hidup di dalam rumah. Lampu teplok itu tidak dimatikan saat pemilik, Lae, meninggalkan rumah untuk mencari ikan.

BPBD Kepulauan Meranti Bantu Logistik

Mendapat informasi musibah yang menimpa warga Selat Akar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti langsung menyiapkan bantuan.

Bantuan logistik berupa beras, susu, minyak goreng, dan sandang diserahkan langsung ke Lae, Rabu (16/5/2018)

"Bantuan logistik dari BPBD langsung diserahkan ke korban," kata Kalaksa BPBD Edy M Afrizal melalui Pj Kasi Logistik Amri, Jumat (18/5/2018). ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww