Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
10 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
13 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
8 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Riau

Kurangi Jadwal Latihan, Emrizal Pakis Imbau Atlet Riau Tetap Jaga Fisik dan Tingkatkan Kemampuan Selama Ramadhan

Kurangi Jadwal Latihan, Emrizal Pakis Imbau Atlet Riau Tetap Jaga Fisik dan Tingkatkan Kemampuan Selama Ramadhan
Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis (foto: barkah/goriau.com)
Jum'at, 18 Mei 2018 14:22 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Memasuki bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah, tingkat intensitas latihan para atlet mulai dikurangi. Hal ini tentunya untuk menjaga agar atlet tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar.

Untuk itu, Emrizal Pakis selaku Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau mengimbau agar para atlet untuk bisa menjaga kondisi fisik maupun stamina selama bulan puasa agar tetap bugar.

"Kita minta atlet untuk tetap menjaga fisik dan stamina, tetap berlatih di bulan puasa ini. Tapi, tentunya harus menyesuaikan dengan waktu yang disesuaikan," kata Emrizal Pakis saat berbincang dengan GoRiau.com, Jumat (18/5/2018) siang.

"Kalau biasanya di luar bulan puasa latihan enam sampai tujuh kali dalam seminggu, dan di bulan puasa ini bisa dikurangi sesuai dengan kemampuan, termasuk jadwalnya bisa disesuaikan," paparnya.

Emrizal menuturkan, latihan rutin memang sangat perlu dilakukan oleh atlet. Sebab, selain untuk menjaga stamina, juga untuk meningkatkan kemampuan atlet untuk bisa meraih prestasi yang lebih baik.

"Jangan sampai puasa membuat kualitas dan kemampuan jadi menurun. Karena, saat ini kita tengah fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi Porwil 2019 di Bengkulu dan juga PON XX di Papua tahun 2020 mendatang," tuturnya.

"Untuk itu, kita berharap semua atlet bisa fokus mempersiapkan diri guna mengikuti dua kejuaraan olahraga berskala wilayah dan nasional tersebut. Khususnya untuk PON, tahun 2018 ini kita harus sudah mulai melakukan seleksi dan penguatan atlet," tambahnya.

Masih kata Emrizal, pada tahun 2018 hingga menjelang 2019 mendatang, seluruh atlet Riau yang dipersiapkan menghadapi Porwil dan juga PON sudah harus mulai fokus latihan pada nomor pertandingan yang akan diikutinya.

"Jika sudah ditentukan nomor unggulannya, pada tahun 2019 nanti kita tinggal memantapkan dan penguatan terhadap atlet-atlet yang sudah ditentukan nomor andalannya. Jika masih evaluasi, kita bisa segera mencari atlet pengganti," terangnya.

"Pemantapan atlet ini tidak hanya untuk cabang olahraga (cabor) perorangan saja, namun juga dari cabor beregu yang juga masih perlu banyak evaluasi menjelang pelaksanaan Porwil 2019 dan PON 2020 mendatang," pungkasnya.***

Kategori:Non Olympic, Riau
wwwwww