Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Badminton

Vicenzo Kecewa dan Sedih PSIS Gagal saat Lawan PS Tira

Vicenzo Kecewa dan Sedih PSIS Gagal saat Lawan PS Tira
Jum'at, 18 Mei 2018 22:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAGELANG - Klub PSIS Semarang gagal memanfaatkan status laga kandang saat menjamu PS Tira dalam pekan kesembilan LIGA 1 2018, Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kamis (17/5/2018).

Berambisi meraih poin penuh, tim Laskar Mahesa Jenar justru takluk dua gol tanpa balas, lewat brace striker Aleksandar Rakic di babak kedua.

Pelatih PSIS, Vicenzo Alberto Annese, tak habis pikir dengan hasil yang diraih timnya. Menguasai jalannya pertandingan dan mendapatkan banyak peluang, justru tim tamu mampu memanfaatkan sedikit momen untuk mencetak gol.

"Saya sangat kecewa dan sedih sekali dengan hasil ini. Karena seharusnya PSIS bisa memenangkan pertandingan," kata Vicenzo Annese usai pertandingan.

Dari statistik pertandingan, PSIS mendapatkan 7 shoot on gol berbanding 4 milik tim tamu. Hanya saja, segala upaya yang dilakukan gagal berbuah gol. Performa striker asal Brasil, Bruno Silva, jadi sorotan karena memiliki banyak peluang emas namun semuanya tak bisa dimaksimalkan.

Annese menyebut organisasi permainan, terutama di lini depan berjalan kurang baik. Hal tersebut berdampak pada banyaknya kesempatan untuk mencetak gol namun tak terealisasi.

"Banyak kesempatan namun tidak menjadi maksimal karena sering ada kesalahan sendiri. Pemain PS Tira juga kuat terutama di sektor depan. Mereka lebih ulet dan juga baik di depan gawang," tegas pelatih asal Italia itu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Jawa Tengah, DKI Jakarta, Non Olympic, Badminton
wwwwww