Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Badminton

Namanya Tak Masuk Rekomendasi Penceramah Kemenag, Ini Kata Ustaz Bachtiar Nasir

Namanya Tak Masuk Rekomendasi Penceramah Kemenag, Ini Kata Ustaz Bachtiar Nasir
Sabtu, 19 Mei 2018 01:46 WIB
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) merilis nama 200 ulama yang direkomendasikan sebagai penceramah.

Di antara 200 ulama itu, Ustaz Bachtiar Nasir tak masuk dalam daftar. Padahal diketahui Bachtiar adalah mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GPNF-MUI).

Menanggapi perihal namanya tak direkomendasikan, Bachtiar Nasir mengatakan namanya tak masuk karena kemungkinan pihak Kemenag belum mengenalnya.

"Mungkin belum kenal. Kalau sudah kenal enggak kayak gitu. Mungkin belum kenal aja," ujarnya ditemui di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (18/5) malam.

Menurutnya rilis dikeluarkan hanya untuk kepentingan kementerian. Bukan berarti ulama yang namanya tak masuk dalam daftar bukan ulama tak resmi.

Ia mengatakan jumlah ulama di Indonesia sangat banyak sehingga tak mungkin Kemenag memasukkan nama mereka semua dalam daftar. Memasukkan nama para ulama dalam daftar itu butuh proses.

"Mungkin masih proses kali ya dan yang lain-lain akan dimasukkan. Karena banyak sekali ustadz. Cuma 200 terlalu sedikit. Mungkin masih proses nanti saya klarifikasi," kata dia.

Seperti diketahui, daftar 200 nama mubalig merupakan rilis awal yang dihimpun dari masukan tokoh agama, ormas keagamaan, dan tokoh masyarakat. Jumlah daftar ini tentu akan terus bertambah seiring masukan dari berbagai pihak.

"Nama yang masuk memang harus memenuhi tiga kriteria itu. Namun, para muballigh yang belum masuk dalam daftar ini, bukan berarti tidak memenuhi tiga kriteria tersebut," ujar Menteri Agama Lukman Saifuddin.

"Artinya, data ini bersifat dinamis dan akan kami update secara resmi," sambungnya. Info selanjutnya, bisa berkirim pesan whatsapp melalui nomor 0811-8497-492.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww