Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
23 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
17 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
17 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
17 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Masjid Raya Sediakan 800 Porsi Bubur Sop untuk Berbuka Puasa

Masjid Raya Sediakan 800 Porsi Bubur Sop untuk Berbuka Puasa
Minggu, 20 Mei 2018 14:05 WIB
MEDAN - Bubur sup khas Melayu di Masjid Raya Al-Mashun sudah menjadi tradisi sejak puluhan tahun lalu saat bulan suci Ramadan. Bubur sup disediakan untuk berbuka puasa masyarakat.

Banyak yang mengatakan, tradisi itu sudah ada sejak tahun 1909. Saat itu kesultanan Deli dipimpin Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alam Syah.

"Iya benar. Sudah dari zaman Sultan. Dulu bubur sup ini santapan para raja," kata juru masak bubur sup di Masjid Raya Al-Mashun, Darlis.

Darlis mengungkapkan, tradisi bagi-bagi bubur sup akan dilakukan hingga 27 Ramadan. Per hari, para juru masak bisa menghabiskan 30 kilogram beras bersama berbagai macam sayuran lainnya.

"Selesai diolah, bahan-bahan itu bisa menghasilkan kurang lebih 800 porsi bubur, baik yang dibagikan atau disantap di pelataran Masjid sebagai menu berbuka," ungkapnya.

Saat bubur sup tersebut selesai dimasak. Masyarakat sudah berbondong-bondong membawa rantang dan mangkuk, mereka mengantre untuk mendapatkan bubur tersebut.

"Tidak hanya masyarakat Medan yang ingin mencoba bubur sup ini. Ada juga dari masyarakat luar Medan, seperti Tebing Tinggi dan Deli Serdang," ucap Darlis. ***

Editor:Wen
Sumber:Analisa
Kategori:Badminton, Sumatera Utara, PON
wwwwww