Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
24 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

Ada Paslon Berbagi Takjil , Rusidy Rusdan: Tidak Melanggar Aturan

Ada Paslon Berbagi Takjil , Rusidy Rusdan: Tidak Melanggar Aturan
Selasa, 22 Mei 2018 16:38 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Pembagian takjil kepada masyarakat untuk berbuka puasa yang diselipi bahan kampanye paslon nomor urut 4 Andi Rahman - Suyatno, tidak melanggar aturan. Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, Selasa, (22/5/2018).

"Kalau dari norma hukum, makanan yang diberikan pada saat kampanye tidak termasuk money politic , jadi boleh - boleh saja. Itu tidak melanggar aturan," jelasnya saat dikonfirmasi GoRiau.com melalui telepon seluler.

Rusidy menjelaskan pembagian makanan baik takjil atau bentuk makanan lainnya diperbolehkan untuk dibagikan kepada masyarakat, baik selama waktu kampanye atau sesudahnya. Asalkan, masih dalam jumlah yang wajar.

"Sebelum dan sesudah kampanye tidak masalah. Dan selama masih dalam batas wajar itu biasa - biasa saja dan tidak melanggar hukum yang ditentukan.

Selain itu, ditelusuri lebih lanjut, pembagian takjil ini diselenggarakan oleh Pemuda Pancasila (PP) di Pekanbaru pada Senin, (21/5) lalu. Namun pembagian takjil ini diakui hanya berlangsung satu hari saja.

Rusidy menegaskan tidak ada permasalahan atau pelanggaran hukum sama sekali mengenai pembagian takjil ini, meskipun dibagikan oleh Pemuda Pancasila tersebut. ***

wwwwww