Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
22 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
22 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
23 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Dikasihani Korbannya, Seorang Preman Dilepaskan Polisi

Dikasihani Korbannya, Seorang Preman Dilepaskan Polisi
Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
Penulis: Fendry Nababan
LABUHANBATU - Seorang preman dilepaskan personel kepolisian dari jerat hukum. Ini setelah korbannya meminta personel kepolisian untuk tidak meningkatkan kasus pungutan liar ke penyidikan.

"Pelaku sudah dikembalikan kepada keluarga dan sebelumnya pelaku kita minta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya," ungkap Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang melalui Kabag Humas, AKP Viktor Sibarani, Minggu (27/5/2018).

Pelaku berinisial HS (49) warga Lingkungan VI, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura, ini diringkus personel Polsek Kualuh Hulu dalam rangka kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) dengan sasaran pemberantasan premanisme, Sabtu (26/5/2018) sekira pukul 10.00.

Pelaku diamankan polisi saat melakukan pengutipan liar terhadap kenderaan bermotor di Pasar Inpres Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura.

"Dari tangan pelaku, petugas mengamankan uang sejumlah Rp 10.000 dan pelaku sudah kita kembalikan kepada keluarga berhubung korban meminta agar kasus ini tidak perlu ditingkatkan ke penyidikan," tutupnya.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww