Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
21 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
21 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

PSMS Perlu Stadion yang Lebih Bagus Kata Sihar

PSMS Perlu Stadion yang Lebih Bagus Kata Sihar
Senin, 28 Mei 2018 09:01 WIB
Penulis: Rel
MEDAN - Tingginya atmosfer para pencinta PSMS Medan menunjukkan perlunya stadion baru bagi markas satu-satunya klub yang mewakili Sumatera Utara di kancah tertinggi kompetisi sepakbola nasional itu.

Hal ini dikatakan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara Sihar Sitorus usai menyaksikan langsung jalannya pertandingan PSMS Medan melawan Arema FC, Sabtu (26/5/2018) malam. Ia melihat, besarnya kecintaan warga Medan dan Sumut memberikan dukungan kepada PSMS, tak mampu lagi menampung penonton.

"Melihat atmosfer seperti itu, dengan stadion yang dipenuhi penonton, saya kira perlu stadion yang lebih bagus," aku Sihar.

Sihar menilai, pengembangan yang dilakukan terhadap stadion yang didirikan saat PON III itu, harus dilakukan. Sehingga stadion baru yang lebih representatif menjadi jawabannya.

"Karena lingkungan Stadion Teladan sudah terlalu sempit untuk berbagai macam orang yang datang untuk menonton," jelasnya.

Selama menyaksikan jalannya pertandingan, Sihar larut dalam euforia para pendukung Ayam Kinantan, julukan PSMS Medan. Yel-yel dukungan, gerakan bergelombang, hentakan kaki dan teriakan para penonton kerap terlihat. Bahkan, sejumlah peluang yang gagal dikonversi menjadi gol anak asuh Djajang Nurjaman, Sihar pun terlihat menghentakkan kakinya menyayangkannya.

Soal hasil, Sihar menilai, bahwa sebuah kompetisi hal menang dan kalah adalah sesuatu yang lumrah dan harus diterima. Namun, hasil apa pun yang dicapai, tentunya harus menjadi evaluasi bagi pelatih dan manajemen untuk pencapaian selanjutnya.

"Bola ini kompetisi, kadang bagus, kadang jelek. Itu hal biasa. Terpenting adalah dukungan dari suporter apa pun hasil yang dicapai tim. Mudah-mudahan hasil bagus selanjutnya yang diraih PSMS," harapnya.

Di laga itu, PSMS sukses meraih poin penuh, setelah menang 2-0 dari Arema FC. Wilfried Yessoh aktor di balik kemenangan PSMS tersebut. Gol pertama diciptakannya menit ke-41, yang berhasil memanfaatkan bola rebound. Yessoh kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah kembali menjebloskan bola ke gawang Joko Ribowo, kiper Arema FC menit 47.***

Editor:Wen
Kategori:Sumatera Utara, Non Olympic, PON
wwwwww