Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Riau

Selama Januari-Mei, 1870,96 Hektare Lahan di Riau Hangus, Kepulauan Meranti Paling Luas Terbakar

Selama Januari-Mei, 1870,96 Hektare Lahan di Riau Hangus, Kepulauan Meranti Paling Luas Terbakar
Ilustrasi. (Internet)
Senin, 28 Mei 2018 11:08 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda beberapa daerah di Provinsi Riau selama periode Januari hingga Mei 2018, telah menghanguskan lahan seluas 1.870,96 hektare.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau melaporkan, bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah paling rawan karhutla. Yang mana, Kepulauan Meranti merupakan daerah terluas yang lahannya terbakar mencapai 896,61 hektare dari total keseluruhan seluas 1.870,96 hektare.

"Jadi lahan di Meranti itu paling rawan terbakar. Posisi kedua ada Bengkalis yang lahannya terbakar seluas 345,5 hektare, dan Indragiri Hulu (Inhu) seluas 128,5 hektare," kata Kalaksa BPBD Riau, Edwar Sanger di Kantor Gubernur Riau, Senin (28/5/2018).

Untuk mengantisipasi karhutla meluas, enam kabupaten dan kota yang ada di Riau pun telah menetapkan status siaga darurat karhutla yaitu Inhil, Bengkalis, Pelalawan, Inhu, Rokan Hilir (Rohil) dan Kota Dumai.

"Kalau sudah ada dua daerah saja yang menetapkan status, provinsi langsung menetapkan status juga," ucapnya.

Untuk di provinsi, status siaga darurat karhutla sendiri diperpanjang hingga 30 November 2018 mendatang. ***

Kategori:Voli, Riau, PON
wwwwww