Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Riau

Sudah Diharmonisasikan, Pajak Pertalite 5 Persen Sudah Bisa Diterapkan Sebelum Lebaran

Sudah Diharmonisasikan, Pajak Pertalite 5 Persen Sudah Bisa Diterapkan Sebelum Lebaran
net
Senin, 28 Mei 2018 12:28 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, akhirnya akan segera dirasakan oleh masyarakat Provinsi Riau. Karena, jika tak ada aral melintang, harga pertalite di Riau yang saat ini Rp8.150, akan turun menjadi Rp7.750 sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo, Senin, (28/5/2018) seusai Harmonisasi hasil evaluasi dari Kemendagri tentang pajak daerah tadi.

"Kemarinkan ranperdanya sudah dievaluasi oleh Kemendagri, hari ini kita Harmonisasi hasil evaluasi dari Kemendagri. Tidak banyak yang berubah, hanya redaksional saja, perbaikan kalimat yang salah, intinya pajak pertalite tetap 5 persen," ujarnya.

"Setelah ini, tinggal menunggu gubernur untuk mmasukkan kedalam lembaran daerah. Sebelum Lebaran ini sudah bisa kita terapkan pajaknya, bahkan seminggu sejak hari ini seharusnya bisa," imbuhnya.

Senada dengan Sunaryo, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi juga mengatakan, tidak ada lagi kendala mengenai penerapan pajak 5 persen pertalite tersebut. Sehingga dalam tujuh hari kedepan, Pertalite bisa segera diundangkan.

"Yah tadi kita sudah tanda tangan di berita acara, tidak ada kendala lagi dan mudah - mudahan secepatnya diundangkan. Kita punya batas waktu, dalam waktu tujuh hari setelah dievaluasi harus diundangkan, jadi Insya Allah ini bisa jadi THR bagi masyarakat sebelum lebaran," paparnya.

"Nanti kalau sudah diundangkan, kita sudah koordinasikan atau informasikan kepada Pertamina, agar harganya disesuaikan," pungkasnya. ***

wwwwww