Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

2 Oknum ASN Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi di Dispora Riau

2 Oknum ASN Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi di Dispora Riau
Kantor Kejaksaan Tinggi Riau (Foto: Dokumen GoRiau.com)
Rabu, 30 Mei 2018 14:21 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau mengumumkan dua tersangka yang diduga terlibat dalam lingkaran Korupsi di Dispora Riau. Keduanya merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN/PNS).

Ini diutarakan langsung oleh Aspidsus Kejati Riau Subekhan di kantornya pada Rabu (30/5/2018) siang. Adapun insial masing-masingnya ML dan AH. "Kita telah temukan pihak yang diduga bertanggung jawab, keduanya ASN," ungkap Subekhan.

Informasinya, ML merupakan Kuasa Pengguna Angaran (KPA) proyek pengadaan sarana dan prasarana di Dispora. Sementara AH pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK).

Kata Subekhan, keduanya akan dijerat dengan Pasal 2 Junto Pasal 3 Junto UU nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Korupsi.

"Untuk tersangka AH ditambah dengan Pasal 12 i," singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini terkait dengan kegiatan pemeliharaan pada Dispora, yang menggunakan anggaran perubahan (Tahun 2016, red) sebesar Rp21 Miliar untuk sarana dan prasarana olahraga, terkait pelaksanaan proyek dan penganggaran sebelumnya.

Meski saat itu tidak dirincikan apa saja, namun dapat digambarkan jika sebagian ada diperuntukkan bagi venue-venue (Olahraga, red). ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww