Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau

Dewan Menyebut ASN Dilarang Pakai Mobil Dinas Untuk Mudik

Dewan Menyebut ASN Dilarang Pakai Mobil Dinas Untuk Mudik
net
Rabu, 30 Mei 2018 16:29 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri, DPRD Riau mewanti - wanti agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menggunakan mobil dinas untuk perjalanan mudiknya. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau Taufik Arrakhman, Rabu, (30/5/2018).

Menurutnya, larangan itu sesuai dengan peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPanRB), Asman Abnur, yaitu larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik lebaran yang tinggal beberapa hari lagi.

"Seharusnya memang bukan untuk keperluan pribadi, salah satunya mudik lebaran untuk penggunaan mobil dinas itu," ucapnya.

Taufik mengungkapkan, pendapatan ASN sudah meningkat ditambah mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) seperti yang diumumkan pemerintah. Jika kemudian mobil dinas digunakan untuk keperluan pribadi dan diketahui masyarakat, dikhawatirkan akan menimbulkan konflik di masyarakat.

"Kondisi hari ini, ASN kinerjanya dipantau bahkan pendapatannya meningkat, tentu jadi pertimbangan sendiri oleh badan pertimbangan. Yang jelas, mobil dinas jangan digunakan di luar kegunaannya," ungkapnya.

Selain itu, berdasarkan pemaparan Taufik, ASN seharusnya mampu dan dengan bijak menggunakan fasilitas negara atau dinas untuk kepentingan pekerjaannya. Karena memang demikianlah tujuan negara memberikan mereka fasilitas, agar lebih efektif menjalankan tugas sebagai ASN.

"Kepada ASN, jangan sampai menggunakan mobil dinas itu diluar keperluan tugasnya," pungkas Taufik. ***

wwwwww