Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Ketua DPR Ajak Pelajar Aktif Tangkal Radikalisme

Ketua DPR Ajak Pelajar Aktif Tangkal Radikalisme
Rabu, 30 Mei 2018 16:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengajak kaum pelajar ikut serta mencegah dan memberantas terorisme yang akhir-akhir ini merebak di Indonesia. Pelajar sebagai kaum terdidik dan intelektual harus mampu membendung paham radikal dan ekstrim dari berbagai negara maupun kelompok organisasi internasional.

"Pelajar zaman Now jangan hanya sibuk dari rumah ke sekolah, sekolah ke rumah saja. Namun harus turun ke masyarakat. Banyak hal positif yang bisa dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa" ujar Bamsoet saat menerima Pengurus Pelajar Islam Indonesia (PII) di ruang kerja Ketua DPR, Jakarta, Rabu (30/05/18).

Bamsoet menuturkan, bangsa Indonesia telah memiliki nilai-nilai luhur yang berasal dari ajaran agama dan budaya serta kearifan lokal. Sehingga, tidak memberikan ruang bagi paham radikal dan ekstrim yang hanya mengganggu kedamaian.

"Tanggung jawab moral kaum terpelajar terletak pada pengabdiannya di masyarakat dalam menjaga kondusifitas. Salah satunya dalam membendung paham radikal dan ekstrim," papar Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini berpandangan ditengah derasnya arus globalisasi, pendidikan agama sesungguhnya mampu menjadi benteng pertahanan bagi para kaum terpelajar. Melalui pendidikan agama, diharapkan moralitas generasi muda Indonesia bisa terjaga. Bukan justru malah tergerus mundur jauh ke belakang.

"Kalian sebagai generasi pemuda dengan latar belakang pendidikan Islam harus menjadi teladan bagi masyarakat. Jangan justru menjadi contoh buruk. Jadilan insan yang menyejukan, tebarkan kedamaian antar sesama," papar Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini mengingatkan, dari masa ke masa, sosok pemuda Islam selalu memiliki andil serta peran penting dalam peradaban dunia. Dengan sumberdaya dan semangat besar yang dimiliki, pemuda Islam adalah tonggak kebangkitan umat.

"Sebagai pemuda terpelajar, kalian punya sumberdaya dan semangat yang tak dimiliki para senior lainnya. Jangan sia-siakan hal ini. Jadikan agen perubahan yang membanggakan agama, bangsa, dan negara. Jangan justru menjadi agen teroris atau kekerasan," pungkas Bamsoet.***

wwwwww