Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Lingkungan
Berita Khusus Pilgubri 2018

Jumpa Syamsuar, Warga Simpang Kanan Curhat Listrik dan Infrastruktur yang Buruk di Rohil

Jumpa Syamsuar, Warga Simpang Kanan Curhat Listrik dan Infrastruktur yang Buruk di Rohil
Irwan, Warga Simpang Kanan Rokan Hilir.
Rabu, 30 Mei 2018 18:42 WIB
ROHIL- Usai melalukan kampanye dialogis di Desa Balai Jaya Kota, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), calon Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSI, menggelar kegiatan yang sama di Pasar Baru, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Simpang Kanan, Rohil.

Perjalanan menuju ke daerah perbatasan antara Riau dengan Sumatera Utara itu menelan waktu sekitar 1,5 jam, melintas jalan yang rusak parah sehingga terasa sepeeti naik kuda.

Kecamatan Simpang Kanan, Rohil ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Labuan Selatan (Sumut). Lucunya, jika warga Kecamatan Simpang Kanan hendak berurusan ke Bagan Siapi-api, ibu kota Rohil dengan jarak tempuh 25 kilometer, menelan waktu hampir dua jam.

Sementara jika warga melakukan perjalanan menuju ibu kota Labuan Selatan, dengan jarak tempuh sama, 25 kilometer, waktu perjalanan hanya satu jam.

"Selisih waktu ini terjadi lantaran jalan menuju ibu kota Rohil rusak berat, sedangkan menuju ibu kota Labuan Selatan jalannya mulus. Jadi, kami harapkan hanya satu jika Pak Syamsuar jadi Gubernur Riau agar memperhatikan jalan di daerah kami ini," kata salah seorang warga, Marsidi.

Sementara itu, Irwan tokoh masyarakat setempat dalam sambutannya mengatakan, mewakili warga dia menyampaikan harapan bahwa sebagai warga yang tinggal diperbatasan antara Riau dan Sumatera Utara (Sumut), sangat membutuhkan pembangunan infra struktur jalan.

Selain itu, sambung Irwan, warga di Kecamatan Simpang Kanan ini juga membutuhkan penerangan listrik, terutama di desa-desa.

"Beginilah nasib kami yang tinggal diperbatasan, tidak diperhatikan. Semoga Pak Syamsuar nantinya memperhatikan kami dan menjadi Gubernur Riau yang amanah," ungkap Irwan.

Masalah infrastruktur jalan ini, kata Syamsuar dalam orasi politiknya, adalah prioritas program kerjanya jika dipercaya menjadi Gubernur Riau. Sebab, jalan adalah urat nadi ekonomi bagi masyarakat.

Daerah perbatasan, kata Syamsuar, adalah wajah depan Riau. Artinya, daerah ini adalah marwah dan martabad bagi Riau. Seharusnya, pembangunan di daerah ini, terutama yang menjadi kebutuhan masyarakat harus memdapat perhatian khusus dari pemerintah.

"Insya Allah, jika nantinya saya diamanahkan menjadi Gubernur Riau, maka saya akan membangun Riau lebih baik lagi dan bermarwah," ungkap Syamsuar. (Rls)

Editor:Ira Widana
Kategori:Lingkungan, Riau
wwwwww