Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  PON

KPPI Kampar Adakan Bakti Sosial ke Beberapa Panti Asuhan di Bangkinang Kota

KPPI Kampar Adakan Bakti Sosial ke Beberapa Panti Asuhan di Bangkinang Kota
Rabu, 30 Mei 2018 19:57 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Para pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Kampar secara kompak melakulan aksi sosial KPPI Kampar peduli. Aksi sosial dilaksanakan dalam bentuk anjangsana ke tiga panti asuhan yang ada di Kota Bangkinang.

Rombongan dipimpin oleh Korda KPPI Riau untuk Kabupaten Kampar Eva Yuliana Jefry dan Ketua KPPI Kampar Misrahayati Ali melakukan anjangsana pada Selasa (29/5/2018). Turut hadir Sekretaris KPPI Kampar Triska Felly, Bendahara Reni Santi dan para pengurus lainnya.

Tiga panti yang dikunjungi antara lain Panti Asuhan Putri Aisiyah, Panti Putra Muhammadiyah dan Panti Asuhan Dharma Wanita (DWP) Kasih Ibu. Korda Kampar Eva Yuliana dalam sambutannya di Panti Aisiyah memberikan motivasi kepada anak-anak panti untuk berusaha menjadi yang terbaik, menjadi peribadi yang ikhlas dan disiplin.

"Tidak sedikit anak-anak yang dibesarkan panti yang pada akhirnya berhasil dan menjadi orang sukses. Kuncinya tentu disiplin dan ikuti aturan panti, rajin-rajin belajar," pesan Eva yang pada kesempatan tersebut memenuhi janjinya menyerahkan bantuan seragam untuk anak-anak asuh di Panti Putri Aisiyah.

Pesan serupa juga disampaikan Eva kepada anak-anak yang berada di Panti Putra Muhammadiyah dan Panti Kasih Ibu.

Menyambut rombongan KPPI Kampar, Nurasmah selaku pengurus panti menyampaikan ungkapan terimakasih tak terhingga kepada para pengurus KPPI Kampar yang telah meluangkan waktu dan menyumbangkan sebagian rezki untuk anak-anak panti asuhan. "Semoga rezki ibu-ibu KPPI Kampar semakin berlimpah dan semakin banyak pula kelak bantuan untuk anak-anak kita," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Panti Putra Muhammadiyah, Ardi yang menyatakan bahwa bantuan yang diberikan sangat berarti bagi pemenuhan kebutuhan logistik di Panti Putra Muhammadiyah. "Kami sangat berterimakasih atas kunjungan dan bantuan dari KPPI Kampar ini," ujarnya.

Ketua KPPI Kampar Hj Misrahayati ketika berkesempatan menyampaikan sambutan di Panti Kasih Ibu mengungkapkan bahwa KPPI Kampar meskipun baru berdiri berusaha untuk kompak dan memulai aksi dengan menyerahkan bantuan kepada panti-panti yang ada di Kota Bangkinang. "Memang kami masih merupakan pengurus baru, namun alhamdulillah para pengurus bersemangat untuk melakukan kegiatan ini. Pada kesempatan ini saya juga sampaikan tentang peran Ibu An Jon Sabri yang merupakan pengurus Panti Kasih Ibu, di KPPI Kampar beliau diamanahkan selaku Dewan Pakar," jelasnya.

Usai anjangsana ke tiga panti, rombongan kemudian menyerahkan bantuan kepada warga kurang mampu di Kelurahan Pulau Kecamatan Bangkinang. Pasangan suami istri Hasim (70) dan Inu (55) yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Keduanya tidak lagi produktif, dan biaya hidup bertumpu pada mata pencaharian salah satu anaknya dari hasil menarik becak. Hasim juga sudah lima tahun sakit dan terbaring lemah tak berdaya.

Warga kurang mampu lainnya yang dikunjungi rombongan KPPI yakni Miratun (71) dan putrinya Aidar (40). Aidar tumbuh dalam kondisi berkebutuhan khusus, sedangkan Miratun sudah lima tahun lumpuh. Hidup mereka sehari-hari bergantung pada belas kasihan keluarga dan masyarakat sekitar. ***

Kategori:PON
wwwwww